
PWMU.CO – Dalam rangka mempererat tali silaturrahmi dan menumbuhkan semangat hijrah di kalangan generasi muda, Arroyyan Youth Squad menggelar kajian kepemudaan bertajuk “The Saturnight” pada Sabtu malam (19/7/2025), bertempat di Masjid Ar Royyan Muhammadiyah Buduran.
Mengangkat tema “Move On yang Diridhai: Cara Hijrah dari Masa Lalu dan Luka Hati”, kegiatan ini diikuti oleh 22 peserta, mayoritas dari kalangan Gen Z. Kajian dimulai pukul 20.00 WIB dan disambut dengan antusiasme tinggi dari para peserta.
Septa Resistor, seorang aktivis kepemudaan sekaligus profesional trainer, hadir sebagai pemateri utama. Ia membuka materi dengan mengutip QS Ali Imran ayat 104: “Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh (berbuat) yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar. Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.”
Dalam pemaparannya, Septa—lulusan Magister Psikologi Universitas Airlangga—menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya melepaskan diri dari keterikatan masa lalu. “Sebaik-baik masa lalu harus ditinggalkan, sebab ia telah berlalu. Seragu apa pun masa depan harus dipersiapkan, sebab kita punya harapan,” tuturnya.
Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya tanggapan dan pertanyaan yang muncul, terutama terkait persoalan emosional dan spiritual yang kerap dihadapi anak muda. Tak hanya sesi diskusi, kegiatan ini juga diselingi permainan interaktif untuk mencairkan suasana dan membangun keakraban antar peserta.
Lazuardi Imani, salah satu pengurus Arroyyan Youth Squad, menyampaikan harapannya agar kegiatan seperti The Saturnight dapat terus berjalan secara istiqamah. “Kami ingin kegiatan ini menjadi ruang aman bagi anak muda untuk berkumpul, bertukar pikiran, belajar bersama, dan meng-upgrade diri. Masjid Ar Royyan Muhammadiyah Buduran terbuka bagi siapa saja yang ingin berkolaborasi dalam kegiatan berbasis kemasjidan,” ujarnya.
Menariknya, suasana hangat kegiatan ini semakin terasa dengan sajian minuman ala kafe yang diracik langsung oleh tim Arroyyan Youth Squad. Konsep santai namun penuh makna menjadikan The Saturnight sebagai format baru kajian yang relevan dengan gaya hidup generasi muda saat ini.
Kegiatan ditutup pada pukul 21.40 WIB dengan semangat baru yang dibawa pulang oleh para peserta—sebuah malam minggu yang bukan sekadar ajang berkumpul, tetapi juga penuh nilai, refleksi, dan motivasi. (*)
Penulis Elen Firdaus Editor Wildan Nanda Rahmatullah






0 Tanggapan
Empty Comments