Tiga calon kepala sekolah (CKS) SMA Muhammadiyah 2 (SMA Muha) Genteng, Banyuwangi menghadiri undangan Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Non-Formal (Dikdasmen dan PNF) PWM Jawa Timur, Sabtu (13/9/2025).
Ketiga nama yang berhasil lolos hingga tingkat wilayah adalah Ani Sudarmi MPd, Ariya Ermiles MPd, dan Mukson Hidaya MT. Menariknya, ketiganya merupakan alumni SMA Muha Genteng.
Sebelumnya, SMA Muha Genteng mengirim sepuluh kandidat terbaik pada seleksi awal tingkat Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Genteng. Dari sana, seleksi berlanjut ke Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Banyuwangi. Berdasarkan hasil nilai tertinggi, tiga kandidat tersebut berhak melaju ke seleksi wilayah.
Sementara itu, Arif Imam Subhi SSi yang sudah tiga periode menjabat Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum SMA Muha Genteng, harus puas berada di peringkat keenam. Nilainya masih di bawah beberapa guru muda yang tampil unggul dalam seleksi.
Harapan Baru untuk SMA Muha Genteng
Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Genteng, Nurohman MPd yang juga alumni SMA Muha Genteng, menyampaikan harapannya. Ia menilai kehadiran CKS tahun ini bisa membawa semangat baru bagi sekolah.
“Sebagai alumni, kami ikut memantau perkembangan sekolah. Kami berharap para CKS mampu memberi angin segar, motivasi, dan bisa mengikuti perkembangan zaman lewat teknologi. Dengan begitu, perolehan peserta didik baru bisa stabil. Tahun 2025 harus menjadi pemacu semangat untuk mendulang lebih banyak murid,” jelasnya.
Ia juga menambahkan, semoga kepemimpinan yang akan datang bisa mengembalikan kejayaan SMA Muha Genteng dengan sistem kolektif-kolegial, tanpa sikap saling menjatuhkan atau kaku dalam bekerja.
Harapan serupa juga datang dari para tokoh senior, guru, alumni, dan seluruh warga sekolah. Mereka menilai, salah satu dari tiga calon kepala sekolah yang terpilih nantinya diharapkan mampu membawa perubahan, memberikan sentuhan semangat muda, serta menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.
Dengan begitu, SMA Muha Genteng bisa mendongkrak jumlah peserta didik baru sekaligus mengembalikan nama besarnya. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments