Semangat menebar syiar Al-Qur’an terus ditunjukkan oleh siswa-siswi SD Muhammadiyah 1 Balongpanggang, Gresik (Mutu Kagumi), Sabtu (24/1/2025).
Kali ini, tiga “penjaga kalamullah” sekolah tersebut berpartisipasi dalam ajang perlombaan Tahfiz yang diselenggarakan oleh SWA Academy Gresik.
Ketiga delegasi berbakat tersebut adalah Alifa Naufalyn Fikria Rabbani (Kelas 4), Gilang Ramadhan Firmansya (Kelas 5), dan Reisya Arsyfa Fathiyaturrahma (Kelas 4).
Meskipun hasil akhir perlombaan kali ini belum menempatkan mereka di podium juara, semangat dan keceriaan tetap terpancar dari wajah para peserta.
Di balik penampilan di atas panggung, tersimpan proses panjang yang meliputi rutinitas murajaah (mengulang hafalan) dan kedisiplinan tinggi, baik di sekolah maupun di rumah.
Kepala SD Mutu Kagumi, Liza Rahmawati, S.Pd., memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas keberanian dan kerja keras ketiga siswanya.
Menurutnya, mengikuti perlombaan bukan sekadar untuk mengejar trofi atau sertifikat, melainkan sebagai ajang melatih mental sekaligus menguji ketangguhan hafalan di hadapan publik.
Selaras dengan pesan mendalam yang kerap disampaikan dalam kajian sekolah, perjuangan Alyn, Gilang, dan Arsy dalam menghafal Al-Qur’an dimaknai lebih dari sekadar kompetisi duniawi.
Salah satu pendamping lomba, Wulan Ega Sanjaya, S.Pd., Gr., menjelaskan bahwa meskipun hasil lomba mungkin belum berpihak, usaha para peserta untuk terus murajaah merupakan kemenangan sejati di hadapan Allah.
“Hasil lomba mungkin belum berpihak, namun usaha mereka untuk terus murajaah adalah kemenangan sejati di hadapan Allah. Menang hanyalah bonus, sementara setiap ayat yang mereka hafal merupakan investasi nyata untuk masa depan,” ungkapnya.
Ia juga menekankan bahwa setiap detik yang mereka habiskan untuk mengulang ayat-ayat suci merupakan upaya menumpuk amal saleh sebagai bekal untuk kembali ke kampung halaman sejati manusia, yaitu Surga.
Sesuai dengan filosofi sekolah, prestasi akademik memang penting untuk dikejar, namun bekal takwa adalah fondasi utama yang akan dibawa hingga ke akhirat nanti.
Keikutsertaan Alyn, Gilang, dan Arsy di SWA Academy Gresik diharapkan menjadi penyemangat bagi seluruh siswa SD Mutu Kagumi.
Kegagalan di satu panggung dunia hanyalah anak tangga untuk meraih derajat yang lebih tinggi di sisi-Nya.
“Kami bangga memiliki anak-anak yang mencintai Al-Qur’an. Teruslah murajaah karena mahkota kemuliaan bagi orang tua kalian di surga nanti bukan ditentukan oleh piala hari ini, melainkan oleh istikamah kalian dalam menjaga hafalan,” pungkasnya. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments