Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya kembali menggelar kajian Ahad pagi di Masjid Ar Rahman, Jalan Gubeng Jaya VIII/25 Surabaya pada Ahad (16/11/2025).
Dalam kesempatan kali ini, materi disampaikan oleh Ustaz Moch Djuri Imam Maliki yang akrab disapa Ustaz Zuhri.
Dalam ceramahnya, Ustaz Zuhri menyampaikan berbagai pesan hikmah dari Al-Qur’an sekaligus mengajak jamaah untuk merenungkan nikmat kesempatan yang diberikan Allah SWT.
Menurutnya, kesempatan hidup adalah anugerah paling berharga bagi manusia.
“Ketika Allah memberikan kesempatan kepada kita semua, itu adalah hal yang luar biasa karena kita dapat melakukan kebaikan-kebaikan di dunia,” ujarnya.
Pada kajian tersebut, Ustaz Zuhri menjelaskan tiga jenis kematian sebagaimana disinggung dalam Al-Qur’an, khususnya pada Surat Al-Anfal dan An-Nahl. Ia menguraikan sebagai berikut:
1. Kematian Orang Kafir
Ustaz Zuhri menjelaskan bahwa kematian orang kafir digambarkan sangat menyakitkan.
“Orang kafir itu ketika dicabut nyawanya merasakan sakit yang sangat dahsyat, bahkan sakaratul mautnya tampak dari wajah yang dipenuhi ketakutan,” jelasnya.
2. Kematian Orang yang Zalim
Mengacu pada Surat Al-Anfal ayat 93, ia memaparkan bahwa kematian bagi orang yang zalim juga sangat berat.
“Malaikat akan memukul mereka sambil memerintahkan agar nyawa keluar dari jasad. Rasa sakitnya luar biasa,” tegasnya.
3. Kematian Orang Saleh
Ia menerangkan bahwa kematian orang saleh sangat indah dan menenteramkan, sebagaimana disebutkan dalam Surat An-Nahl.
“Ketika orang saleh meninggal, malaikat datang sambil memberikan salam hingga pintu surga. Itulah kematian yang sangat indah,” tuturnya.
Di akhir tausiyah, Ustaz Zuhri menegaskan bahwa ketiga kondisi kematian tersebut bergantung pada amal dan pilihan hidup masing-masing.
“Semua kembali pada diri kita: apakah termasuk golongan kafir, zalim, atau beriman. Semoga kita semua menjadi bagian dari orang beriman yang meraih husnul khatimah,” pungkasnya. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments