Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Tim Gerak Jalan Al-Ishlah Raih Juara Pertama Se-Kecamatan Dua Tahun Berturut-turut

Iklan Landscape Smamda
pwmu.co -
Kamad Aliyah Al-Ishlah Sendangagung, Muhammad Arromu Harmuzi SAg MPdI (kanan) saat menerima trofi juara satu gerak jalan se-Kecamatan Paciran 2024 di kantornya, Sabtu 7 September 2024 (Gondo Waloyo/PWMU.CO)

PWMU.CO – Dua tahun berturut-turut, Tim Gerak Jalan Madrasah Aliyah (MA) Al-Ishlah Sendangagung, Paciran, Lamongan, Jawa Timur meraih Juara Pertama se-Kecamatan Paciran.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Madrasah (Kamad) Aliyah Al-Ishlah Sendangagung, Muhammad Arromu Harmuzi SAg MPdI saat menerima tropi juara di kantornya, Sabtu (7/9/2024).

Saat ditemui wartawan PWMU.CO, pria yang juga menjabat Sekretaris Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Sendangagung ini terlihat bangga dan senang atas prestasi gemilang yang diraih oleh pasukan gerak jalan MA Al-Ishlah. Nampak aura wajahnya sumringah (berseri-seri) saat menerima trofi dari pembina dan pelatih gerak jalan putri, Ega Maulida Najid SAg.

Ustadzah Ega (sapaan akrab Ega Maulida Najid SAg) melaporkan kepada Kamad, “Meskipun berangkat dengan urutan paling akhir, tetapi tidak mematahkan semangat tim gerak jalan MA Al-Ishlah Putri. Mereka tetap konsisten memberikan penampilan terbaik hingga garis finish. Akhirnya mereka mendapat juara satu dan dua,” ucap alumnus Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an dan Sains Al-Ishlah (STIQSI) Lamongan tahun 2022 ini.

“Setelah masa Covid, ini adalah tahun kedua MA Al-Ishlah mengikuti lomba gerak jalan kecamatan lagi. Dan dua tahun berturut-turut tim gerak jalan Al-Ishlah Putri juara pertama dan kedua. Sayangnya, tim putra untuk tahun ini belum beruntung,” tambah ustadzah asli Desa Dadapan Solokuro yang lahir 1 Juli 2000 ini.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Sementara itu, pembina gerak jalan putra, M Shofwan Taqiyuddin Rachmad menyatakan, “Jarak gerak jalan yang ditempuh memang dapat dibilang  cukup jauh, yakni dari Lapangan  Sunan Drajat sampai SMK Karangasem. Tentu rasa capek sangat dirasakan oleh para santri MA Al-Ishlah yang mengikuti lomba saat itu, namun hal tersebut menjadi pengalaman sangat berkesan dan berharga bagi mereka,” tutur pria asli Balonggabus, Candi Sidoarjo ini.

“Meskipun persaingan lomba ini sangat sengit karena lembaga lain juga tampil bagus, namun nomer 206 milik MA Al-Ishlah yang berkostum putih dengan topi dan slayer biru ini meraih juara satu, sedangkan nomer 205 berkostum putih dengan topi dan slayer berwarna merah,” pungkasnya. (*)

Penulis Gondo Waloyo Editor Wildan Nanda Rahmatullah

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu