Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Tim PKM UMG Siapkan Inovasi Pestisida Nabati Berbahan Eceng Gondok

Iklan Landscape Smamda
Tim PKM UMG Siapkan Inovasi Pestisida Nabati Berbahan Eceng Gondok
pwmu.co -
survey lokasi di desa gedongboyountung (Akbar/PWMU.CO)

PWMU.CO – Tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Riset Eksakta Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) melaksanakan survei lapangan di Desa Gedongboyountung, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan, Selasa (9/7/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk meneliti potensi eceng gondok sebagai bahan dasar pestisida nabati yang ramah lingkungan.

Tanaman eceng gondok (Eichhornia crassipes) yang tumbuh liar dan menutupi permukaan air selama ini dikenal sebagai sumber permasalahan di wilayah perairan desa. Keberadaannya menghambat aktivitas warga, seperti akses perahu nelayan dan irigasi, bahkan berkontribusi terhadap genangan air dan banjir saat musim hujan tiba.

Ketua tim, Fikri Al Kadri, menjelaskan bahwa pihaknya tertarik mengangkat isu ini karena melihat potensi besar eceng gondok sebagai solusi, bukan sekadar masalah.

“Selama ini eceng gondok hanya dianggap gulma yang merugikan. Padahal, dengan pengolahan yang tepat, tanaman ini bisa dimanfaatkan sebagai bahan aktif pestisida nabati alami yang lebih aman daripada pestisida kimia,” tuturnya.

Dalam survei tersebut, tim mahasiswa dari Prodi Agroteknologi UMG melakukan pencatatan visual, identifikasi lokasi dengan populasi tertinggi, serta pengambilan sampel untuk analisis laboratorium. Mereka juga berdiskusi dengan warga sekitar mengenai dampak gulma ini terhadap aktivitas pertanian dan kehidupan sehari-hari.

Pengecekan daun eceng gondok di Desa Gedongboyountung (Akbar/PWMU.CO)

Ketua Karang Taruna Desa Gedongboyountung, Mas Arga, turut mendampingi tim selama survei berlangsung. Ia mengungkapkan apresiasinya atas inisiatif para mahasiswa.

“Kami senang ada anak muda yang peduli dengan masalah lingkungan di desa. Mudah-mudahan hasil penelitian ini bisa membantu warga dalam mengelola eceng gondok agar tidak sekadar dibuang, tapi dimanfaatkan,” ungkapnya.

Riset ini direncanakan menjadi awal dari pengembangan produk pestisida nabati yang aplikatif, murah, dan ramah lingkungan. Tim menargetkan hasil penelitian ini bisa dilanjutkan dalam bentuk prototipe dan dipresentasikan di ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) 2025.

Penulis Arief Sofyan Anugrah Saputra Editor Zahra Putri Pratiwig

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu