Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Tim Psikososial Umsida Ajarkan Relaksasi dan Terapi pada Korban Gempa untuk Hilangkan Rasa Cemas

Iklan Landscape Smamda
Tim Psikososial Umsida Ajarkan Relaksasi dan Terapi pada Korban Gempa untuk Hilangkan Rasa Cemas
pwmu.co -
Syahreh/pwmu.co
Tim psikososial Umsida memberi penyuluhan pasca gempa di Dusun Hijrah Desa Usar Mapin Kecamatan Alas Barat Kabupaten Sumbawa Barat.

PWMU.CO-Tim psikososial Muhammadiyah Jawa Timur  mengadakan pemulihan trauma korban gempadi Kabupaten Sumbawa, Selasa (11/9/2018).

Tim terdiri dari Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo dan Lazismu. Kegiatan ini juga dibantu anggota MDMC Kota Mataram.

Acara bertempat di pelataran Masjid Al Hijrah Dusun Hijrah Desa Usar Mapin Kecamatan Alas Barat Kabupaten Sumbawa Barat. Di sini kondisi masjid rusak parah belum bisa dipakai. Masyarakat membuat masjid darurat dari tenda di pelataran.

Dihadiri sekitar 100 orang, tim memberikan penyuluhan tentang pertolongan pertama bencana alam, khususnya gempa. Juga ada relaxation therapy dan SEFT Therapy (Spiritual Emotional Fredom Technic) yang dipandu Esa Kartika Dewantari Samudra SPsi.

Relaksasi untuk membantu menenangkan hati dan pikiran. Karena warga mengalami rasa cemas, ketakutan, susah tidur dan gangguan psikis lain secara berlebihan pasca gempa terjadi.

Beberapa warga berbagi cerita pengalamannya setelah mengikuti acara ini. ”Awalnya pikiran saya kacau. Banyak pikiran. Setelah mengikuti  terapi SEFT bisa lebih tenang, lega dan fokus,” kata Sanusi, warga Desa Usar Mapin yang diceritakan kepada terapis Lely Ika Mariyati MPsi.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Psikososial juga melakukan trauma healing kepada anak-anak  Dusun Hijrah. Tim mengajak anak-anak melakukan attractive activity dengan metode play therapy seperti bernyanyi, berhitung, dan bercerita.

Tim Psikososial juga home visit kepada warga yang tidak dapat hadir dalam pertemuan. Seperti visit ke para tokoh pendiri PRM, tokoh Aisyiyah  dan warga sekitar. Ada tujuh rumah yang dikunjungi oleh tim.

Saat berkunjung ke rumah tokoh Aisyiyah Sumaiyah (70) semangat dakwahnya tetap kuat meski kondisi fisik menurun.  Shalat tidak pernah dia tinggalkan meskipun kondisi dusun porak poranda.  (Syahreh)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu