Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan (HW) Qabilah SD Muhammadiyah Sidayu (SD MUHSIDA) menggelar perkemahan Akhir pekan Kemahiran di MTs Muhammadiyah Sidayu.
Diikuti siswa-siswi kelas 4 dan 5 SD Muhammadiyah Sidayu dengan jumlah 100 peserta.
Perkemahan tersebut merupakan agenda rutin dari ekstrakurikuler Hizbul Wathan.
Tingkatkan Keimanan dan Tanggung Jawab
Lebih lanjut, Perkemahan Ceria Pandu Hizbul Wathan ini terhelat pada jumat-sabtu (12-13/12/2025).
Pembina upacara pembukaan perkemahan HW Abdus Shomad SPd, menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan, kedisiplinan dan tanggung jawab.
“Selain itu melatih kemandirian, kedisiplinan, kerjasama, mencintai alam, jiwa sosial peduli dengan sesama, juga memupuk jiwa kepemimpinan guna membentuk generasi berkemajuan melalui Hizbul Wathan” tuturnya,
Berbagai materi diberikan pada saat kegiatan perkemahan. Seluruh peserta harus menjelajah alam untuk mencari pos, dan setiap pos mereka mendapatkan berbagai materi ujian.
Mulai dari baris-berbaris, simpul, Imtaq, Identitas HW, arah mata angin, sandi kotak, yel-yel, sampai dengan pentas seni yang helat di malam hari.
“Serunya perkemahan wujudkan jiwa kepanduan yang pemberani, mandiri dan bermental tangguh” tema pada perkemahan kali ini, ujar bu Eka Nur Lailiya, SPdI, kepala SD MUHSIDA ini semua tidak lain merupakan implementasi dari pendidikan karakter yang sudah diajarkan setiap harinya” terangnya.
Bu Lail, panggilan akrab Eka Nu Lailiya menambahkan, kegiatan seperti ini sangat penting untuk memberi pengalaman kemandirian. Walau jauh dari rumah, tapi mereka tampak bersemangat mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan baik.
“Kami yakin perkemahan ini akan menjadi pengalaman yang sangat berharga dan semoga melalui kegiatan ini akan tercipta generasi Islam yang tangguh dalam menghadapi setiap tantangan” imbuhnya.
Tanamkan Nilai Positif
Ibu Indartik wali murid Larasaline kelas 6A, mengungkapkan, kegiatan perkemahan ini sangat bagus sekali. Anak-anak dapat menanamkan nilai-nilai positif seperti kedisiplinan, kemandirian, dan karakter Islami anak – anak, menambah pengalaman baru.
“Tapi nggeh gitu Pak, masih kaget terose Aline, soalnya baru pertama kali ikut berkemah” ujarnya.
“Selain itu kegiatan semacam ini menjadi bagian penting dalam pendidikan sosial anak saya yang perlu diimbangkan dengan materi pelajaran formal sekolah dan pendidikan agama yang kuat” terangnya.
Sementara itu, Wali murid dari siswa kelas 6A Muhammad Abror, siti muniroh, mengatakan kesannya atas kegiatan tersebut.
“Menurut saya kegiatan yang sangat positif sekali. Karena melatih banyak hal baik dari segi fisik maupun mental, seperti kemandirian, kekompakan bersama teman-teman, mengenal lingkungan alam dan yang pasti kesehatan meningkat. Karena terkena paparan sinar matahari dan menghirup banyak oksigen dari luar” tegasnya.
Di akhir kegiatan diumumkan juara regu dengan ketegori kategori Tergiat, Yel-yel terbaik, Tenda terbersih dan Penampilan Pensi Terkreatif.


0 Tanggapan
Empty Comments