Dalam rangka meningkatkan kekompakan, Guru SMK Muhammadiyah 2 (SMK Muda) Genteng, Banyuwangi mengadakan Fun match mini soccer pada Kamis (11/12/2025).
Kegiatan ini merupakan ajang untuk mempererat silaturahmi dan menjaga kekompakan guru SMK Muda Genteng agar tetap guyub dan rukun.
Fun match mini soccer yang dikoordinatori oleh Wakil Kesiswaan, Ahmad Hairudin, berlangsung di Joglo Mini Soccer, Kecamatan Tegalsari.
Dalam pertandingan ini, guru SMK Muda Genteng dibagi menjadi tiga tim, yaitu Tim A, Tim B, dan Tim C. Adapun daftar pemain yang ikut serta adalah sebagai berikut:
- Tim A: Misbachul Munafiki, Abdul Wakhid, Bintang Mahesa, Muhammad Hafid, Yosi Erwanto, Choirul Tri Laksono, dan Maki Jauhari.
- Tim B: Ahmad Hairudin, Muchammad Chalwa, Nasir Abdullah, Ruli Ardianto, Mujib Ridwan, Ahmad Yanuar, dan Sofyan.
- Tim C: Asril Mubin, Eko Susanto, Fatkurriza, Fatur Gigin, Moh Wahid, Ahmad Aditian, dan Khoirul Nur Islami.
Pada pertandingan kali ini, yang bertindak sebagai penjaga gawang adalah Bayu Eko, Niejar Fatwa, dan Dimas Purwandanu.
Guru Sejarah SMK Muda Genteng, Sofyan Kriswantoni, yang juga turut bertanding, menyampaikan informasi terkait kegiatan fun match mini soccer ini.
“Nantinya pertandingan ini akan menjadi agenda rutin yang diadakan satu bulan sekali,” ujarnya.
Jumlah pemain dalam pertandingan mini soccer ini adalah tujuh orang per tim, dengan durasi permainan selama 10 menit. Tugas wasit dipercayakan kepada Guru Teknik Kendaraan Ringan, Ahmad Noerdien karena kompetensi dan pengalamannya di bidang sepak bola.
Teknik pertandingan menggunakan sistem liga, artinya tim dengan jumlah kemenangan terbanyak akan menjadi juara. Pada fun match kali ini, Tim B keluar sebagai pemenang setelah meraih dua kemenangan dengan skor 2-1 dan 3-1.
Setelah pertandingan, Nasir Abdullah mengungkapkan kesannya.
“Sungguh ini sebuah pengalaman yang menyegarkan dan luar biasa, dapat berpartisipasi dalam fun match mini soccer bersama seluruh guru dan karyawan,” ungkapnya.
Menurutnya, selama pertandingan berlangsung, atmosfer di lapangan terasa hangat dan penuh tawa. Meskipun ada rivalitas sehat, hal yang paling menonjol justru adalah kekompakan serta dukungan antarrekan kerja.
Kebersamaan tampak jelas terjalin di lapangan hijau. Para guru berlari, mencetak gol, dan bersorak dengan penuh semangat.
Pertandingan mini soccer ini menjadi hiburan edukatif bagi para guru setelah mereka disibukkan oleh aktivitas mengajar dan tugas-tugas sekolah. Ketegangan pun reda, berganti dengan keringat, tawa, dan rasa puas. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments