Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Tingkatkan Kesadaran Lingkungan, PRA Kalitengah Gandeng Tim Abdimas Umsida Gelar Pelatihan Pengelolaan Sampah

Iklan Landscape Smamda
pwmu.co -

PWMU.CO – Tim Pengabdian Masyarakat (Abdimas) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) berkolaborasi dengan Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah (PRA) Kalitengah, Tanggulangin, Sidoarjo menggelar pelatihan manajemen sampah di Masjid Daarussalam, Kalitengah.

Acara yang digagas oleh Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) PRA Kalitengah ini dilaksanakan pada Selasa (20/5/2025) dan diikuti oleh 24 peserta yang terdiri dari Pimpinan Harian PRA, anggota LLHPB, serta guru TK ABA 5 Kalitengah.

Di tempat terpisah, Ketua PRA Kalitengah, Muslikhah, mengungkapkan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan dan bumi agar tetap aman dan nyaman, terutama melalui pengelolaan sampah organik dan anorganik yang baik.

“Sebelumnya, kami para anggota ‘Aisyiyah di Desa Kalitengah telah melakukan penanganan sampah dengan cara mengumpulkan sampah dari setiap rumah warga seminggu sekali, dengan biaya sebesar 20 ribu rupiah per rumah. Setelah dikumpulkan, ternyata sampah rumah tangga merupakan jenis sampah yang paling banyak, sehingga diperlukan pelatihan khusus untuk pengelolaannya,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa satu hal yang harus dilakukan oleh seluruh warga adalah memilah sampah rumah tangga sebelum dibuang ke TPS. Setelah itu, kami akan mengelola seluruh sampah, baik yang anorganik maupun organik.

“Sampah organik nantinya akan diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi seluruh warga. Oleh karena itu, kami menghadirkan Tim Abdimas Umsida untuk memberikan pelatihan,” imbuhnya.

Tim Abdimas ini terdiri dari Dr Syamsudduha Syahrorini ST MT selaku ketua, dengan anggota Shazana Dwi Ayuni SST MT dan Drs Ec Akmad Mulyadi MSA.

Dalam pembukaan pelatihan, Shazana menyampaikan testimoninya mengenai pemilahan sampah rumah tangga di lingkungan tempat tinggalnya.

“Kami sudah memiliki para pengelola bank sampah. Salah satu manfaatnya adalah program wisata gratis ke Santera Malang yang diikuti oleh warga RT setempat, hasil dari pengelolaan bank sampah. Bank sampah memberikan nilai ekonomis karena mampu menghasilkan dana untuk kegiatan RT, sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan agar tetap aman dan nyaman. Oleh karena itu, mari kita biasakan untuk memilah sampah sebelum membuangnya,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa sampah rumah tangga yang dibuang sembarangan tanpa pemilahan atau pengolahan terlebih dahulu dapat menyebabkan pencemaran dan kerusakan lingkungan, mulai dari air, tanah, hingga udara. Dampak ini tidak boleh dianggap remeh karena dapat mengganggu kesehatan dan kenyamanan masyarakat.

Selanjutnya adalah pemaparan materi yang disampaikan oleh pemateri pelatihan, Syahrorini tentang pengolahan sampah organik dapur rumah tangga menjadi cairan eco enzyme.

“Eco enzyme merupakan sebuah penemuan luar biasa yang bermanfaat bagi berbagai aspek kehidupan kita. Cara pembuatannya adalah dengan mengolah sampah organik dapur rumah tangga, seperti kulit buah dan sayur segar, menggunakan rumus 1:3:10, yaitu satu bagian molase (atau gula jawa/gula aren), tiga bagian sampah organik, dan sepuluh bagian air. Seluruh bahan dimasukkan ke dalam wadah plastik hingga terisi 60 persen dari kapasitasnya, kemudian difermentasi secara anaerob selama 90 hari,” tuturnya.

Setelah proses fermentasi selesai, lanjutnya, cairan eco enzyme sudah dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, antara lain, menjernihkan air, memperbaiki kualitas tanah, meningkatkan kualitas udara, mengurangi radiasi elektromagnetik, kebutuhan rumah tangga, merawat luka, serta membersihkan pestisida dan residu pupuk pada sayur dan buah.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Setelah praktik pembuatan eco enzyme, Bu Rini, sapaan akrabnya, juga menyampaikan materi tentang pengolahan sampah anorganik menjadi eco-brick. Ia menjelaskan tahapan pembuatan eco-brick dari sampah botol plastik dan plastik bekas. Dengan diolah menjadi eco-brick, sampah plastik memiliki nilai jual yang lebih tinggi.

Dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini, ibu-ibu ‘Aisyiyah PRA Kalitengah menunjukkan antusiasme yang tinggi dari awal hingga akhir sesi demo pengolahan.

Antusiasme tersebut terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan selama demo berlangsung hingga sesi penutupan, yang diakhiri dengan penyampaian materi oleh Drs EC Akhmad Mulyadi MSA, tentang peran bank sampah dalam membangun ekonomi, menjaga lingkungan, dan memperkuat aspek sosial.

“Bank sampah membawa banyak manfaat, antara lain bagi kesehatan, keamanan dan kenyamanan lingkungan, edukasi, sosial, serta sebagai alternatif ekonomi,” papar Mulyadi.

Menurutnya, bank sampah akan memiliki nilai ekonomi jika dikelola dengan baik. Oleh karena itu, perlu dibentuk organisasi pengelola bank sampah, minimal terdiri dari ketua, sekretaris, bendahara, serta penanggung jawab (PIC) kelompok kerja.

“Manajemen dan tata kelola bank sampah dapat dimulai dari proses penyetoran atau pengumpulan sampah, penjualan sampah yang telah dipilah, pencatatan dan administrasi keuangan, hingga pembagian hasil. Semua tahapan ini dilakukan secara bertahap, dimulai dengan menentukan lokasi pengumpulan dan membentuk struktur organisasi sebagai dasar pelaksanaan bank sampah. Kami akan melakukan pendampingan secara bertahap, disertai dengan monitoring dan evaluasi yang berkelanjutan,” pungkasnya.

Di akhir sesi, Ketua LLHPB PRA Kalitengah, Rima Suswita, menyampaikan rasa terima kasihnya.

“Kami sangat berterima kasih atas terselenggaranya kegiatan Abdimas ini, karena menjadi program perdana LLHPB PRA Kalitengah yang terlaksana dengan baik. Akhirnya, PRA Kalitengah dapat mengolah sampah organik dan anorganik dengan lebih optimal,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa ke depan akan ada sinergi antara warga Aisyiyah Kalitengah dan TK ABA 5 Kalitengah dalam pengelolaan sampah di ranting Kalitengah ini.

“Semoga semua berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi umat,” harapnya. (*)

Penulis Sunarsih Editor Ni’matul Faizah

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu