
PWMU.CO – Dalam rangka meningkatkan kompetensi digital para pendidik, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Lamongan menyelenggarakan Pelatihan Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) bagi guru-guru SMA dan SMK se-Kabupaten Lamongan, baik negeri maupun swasta.
Pelatihan ini digelar dalam dua gelombang. Gelombang pertama berlangsung di SMAN 2 Lamongan, Rabu–Ahad (25–29/6/2025), sementara gelombang kedua dihelat di SMAN 1 Babat, Senin–Jumat (30/6–4/7/2025).
Kegiatan ini bertujuan untuk menyiapkan ekosistem pendidikan yang adaptif terhadap tantangan zaman, sekaligus memperkuat kemampuan guru dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam proses pembelajaran.
SMA Muhammadiyah 1 Babat (Muh1ba) merespons positif inisiatif ini dengan mendelegasikan salah satu gurunya, Ali Ahmadi, untuk mengikuti pelatihan.
“Kami sangat antusias mengikuti pelatihan ini dan telah mengutus Bapak Ali Ahmadi agar ilmu yang diperoleh dapat diimbaskan kepada guru-guru lainnya di sekolah,” ujar Kepala SMA Muh1ba, Agus Al Chusairi.
Dalam sambutan pembukaan pelatihan, Plt Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Lamongan yang diwakili oleh Kasi PMA-PK-PLK, Sujito, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan program prioritas nasional dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
“Pelatihan KKA ini bertujuan menyiapkan pengajar yang kompeten, terutama dalam menghadapi transformasi teknologi di dunia pendidikan. Guru tidak hanya dituntut menjadi pengguna, tetapi juga harus memahami dan mengajarkan logika di balik teknologi seperti kecerdasan buatan,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa investasi dalam pelatihan guru adalah investasi jangka panjang bagi peningkatan kualitas pendidikan di daerah.
Sementara itu, Ali Ahmadi merasa bersyukur dan antusias mendapatkan kepercayaan untuk mengikuti pelatihan ini. Pria yang juga merupakan Pembina IPM Muh1ba ini mengungkapkan semangatnya untuk berbagi ilmu.
“Saya sangat senang diberi tugas mengikuti pelatihan ini karena bisa menambah wawasan dan kemampuan dalam mengajar. Saya berharap ilmu yang didapatkan bisa saya sampaikan kepada guru dan siswa agar mereka mampu menjawab tantangan perkembangan teknologi yang semakin pesat,” tuturnya. (*)
Penulis Lefia Dinda Editor Alfain Jalaluddin Ramadlan






0 Tanggapan
Empty Comments