Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Tingkatkan Kualitas Bacaan Al-Qur’an, Guru SD Muhammadiyah 16 Surabaya Ikuti Pelatihan Tilawati

Iklan Landscape Smamda
Tingkatkan Kualitas Bacaan Al-Qur’an, Guru SD Muhammadiyah 16 Surabaya Ikuti Pelatihan Tilawati
Tingkatkan Kualitas Bacaan Al-Qur’an, Guru SD Muhammadiyah 16 Surabaya Ikuti Pelatihan Tilawati Nada Rost. (Istimewa/PWMU.CO)
pwmu.co -

Dalam upaya meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an di lingkungan sekolah, Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 16 Surabaya menggelar Pelatihan Peningkatan Baca Al-Qur’an bagi Guru dengan Metode Tilawati Nada Rost, Sabtu (24/1/2026).

Kegiatan ini diikuti seluruh guru Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 16 Surabaya sebagai bentuk penguatan kompetensi pendidik, khususnya dalam pembelajaran Al-Qur’an. Metode Tilawati dipilih karena memiliki sistem pembelajaran yang terstruktur, menekankan ketepatan tajwid, serta mampu meningkatkan kualitas bacaan secara tartil dan berirama.

Dalam pelatihan tersebut, para guru mendapatkan pembekalan materi dasar bacaan Al-Qur’an yang benar, penguatan makhraj dan sifat huruf, serta praktik langsung membaca Al-Qur’an menggunakan nada Rost. Nada Rost dinilai efektif dalam menjaga kestabilan irama bacaan tanpa mengesampingkan kaidah tajwid.

Pemateri, Ustadzah Afifah, menyampaikan bahwa peningkatan kualitas bacaan Al-Qur’an bagi guru sangat penting karena guru memiliki peran sentral sebagai teladan dan pembimbing peserta didik.

“Metode dan rancangan pembelajaran sudah memiliki acuan standar. Para pendidik Al-Qur’an harus menyesuaikan dengan rancangan tersebut agar tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan baik,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan keyakinannya terhadap kemampuan para pendidik.

“Saya yakin ustadz dan ustadzah Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 16 Surabaya mampu mengajarkan pembelajaran Al-Qur’an ini dengan baik dan kreatif kepada anak-anak didik kita,” tambahnya.

Pelatihan berlangsung khidmat dan penuh antusias. Para guru tampak aktif mengikuti setiap sesi, berdiskusi, serta berlatih membaca Al-Qur’an baik secara bersama maupun individu. Evaluasi bacaan dilakukan secara bertahap untuk memastikan pemahaman dan penerapan metode Tilawati dengan nada Rost.

Dalam sesi diskusi, salah seorang guru yang akrab disapa Pak Eko mengajukan pertanyaan terkait cara mengatasi siswa slow learner dalam mengikuti pembelajaran mengaji Tilawati jilid 1 hingga 5 di kelas. Menanggapi hal tersebut, Ustadzah Afifah menegaskan bahwa pembelajaran tetap harus mengacu pada rancangan Tilawati yang ada serta perlu diberikan tambahan jam khusus di akhir sesi pembelajaran.

Ustadzah Afifah juga berpesan agar peningkatan kualitas pembelajaran Al-Qur’an dapat tercapai secara optimal. Menurutnya, guru harus memiliki komitmen dan kedisiplinan waktu agar alokasi pembelajaran sesuai dengan jadwal dan rancangan yang telah ditetapkan. Selain itu, guru dituntut memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an secara tartil dan sesuai kaidah dengan terus berlatih dan belajar secara berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 16 Surabaya berharap para guru mampu meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an secara berkesinambungan serta menerapkan metode Tilawati nada Rost dalam proses belajar mengajar, sehingga dapat membentuk generasi yang cinta Al-Qur’an dengan bacaan yang baik dan benar. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu