Hizbul Wathan (HW) Putra Madrasah Aliyah Muhammadiyah 1 Karangasem (Mamsaka) Paciran menggelar Perkemahan Kamis–Jumat (Perkajum) sebagai upaya memperkuat militansi dan karakter kader muda Muhammadiyah. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis–Jumat (7–8/8/2025) di lapangan madrasah dan diikuti seluruh anggota HW Putra Mamsaka dengan penuh antusias.
Perkajum mengusung misi utama menanamkan semangat juang, disiplin, dan kepemimpinan kepada para pandu putra. Ketua Panitia, Muhammad Zacky Al-Firdaus, menegaskan bahwa militansi kader HW harus tercermin dalam kemandirian, kesigapan, serta keistiqamahan dalam mengamalkan nilai Islam dan ideologi Muhammadiyah. “Kita ingin kader HW Putra tidak hanya terampil secara fisik, tetapi juga matang secara mental dan spiritual,” ujarnya.
Kegiatan dimulai Kamis sore dengan apel pembukaan, penyematan tanda peserta, dan pengarahan dari pembina HW Putra. Dalam amanatnya, Pembina Anwas Rosyidi SPsi menekankan pentingnya kekuatan iman, keterampilan hidup, dan keteladanan akhlak sebagai pilar pembinaan.
“Perkajum bukan sekadar ajang bermalam di tenda, tetapi medan latihan untuk menempa diri menjadi kader yang siap memimpin dan mengabdi,” tegasnya.
Peserta juga diajak memahami peran pandu HW sebagai penggerak dakwah dan pelayan masyarakat. Lomba ketangkasan seperti pioneering, tali-temali, dan permainan strategi menambah semangat sekaligus menguji kekompakan kelompok.
Malam harinya, peserta mengikuti penjelajahan dengan berbagai pos uji keterampilan, kerja sama tim, serta pemecahan masalah di lapangan terbuka. Kegiatan ini memperkuat kesadaran kader terhadap akar perjuangan HW.
Memasuki Jumat dini hari, peserta dibangunkan untuk melaksanakan salat Subuh berjamaah. Usai salat, mereka mengikuti pengajian subuh di Masjid Al-Manar Pondok Pesantren Karangasem. Pengajian ini memberikan pemahaman keagamaan yang menambah semangat spiritual sekaligus mengingatkan pentingnya kader HW menjadi teladan akhlak di tengah masyarakat.
Kepala Mamsaka, Purwanto MPd, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Perkajum ini. Ia menegaskan bahwa HW Putra merupakan wadah pembinaan penting untuk mencetak generasi tangguh dan berjiwa juang.
“Kami berharap kegiatan ini melahirkan kader HW Putra yang militan, siap memimpin, dan menjaga nama baik persyarikatan di manapun berada,” ungkapnya.
Dengan berakhirnya Perkajum, para peserta diharapkan kembali ke bangku sekolah dengan semangat baru, membawa pengalaman berharga, dan siap mengamalkan nilai-nilai HW dalam kehidupan sehari-hari. “Semangat militansi yang ditempa di lapangan diharapkan menjadi bekal untuk perjuangan di masa depan,” harapnya. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments