Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Tingkatkan Mutu Madrasah: Masela jalin MoU dengan MCE Singapura

Iklan Landscape Smamda
Tingkatkan Mutu Madrasah: Masela jalin MoU dengan MCE Singapura
Kepala Masela saat teken MoU dengan MCE Singapura. (Istimewa/PWMU.CO)
pwmu.co -

MA Muhammadiyah 9 (MAM 9) Lamongan resmi menjalin kerja sama dengan Marshall Cavendish Education (MCE) Singapura. Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dilakukan oleh Kepala Madrasah pada Selasa (25/11/2025) di Gedung PDM Lamongan, bertepatan dengan peringatan Hari Guru Nasional (HGN).

Kegiatan yang diinisiasi Majelis Dikdasmen PDM Lamongan itu menghadirkan tiga pemateri dari MCE Singapura, yaitu Soon Jinn Lim selaku Head of Commercial and Digital Solutions MCE, Tri Turturi Farah Meswari (Regional Director Southeast Asia MCE), dan Wennas Widjaja (Managing Director Universal Services).

Dalam pemaparannya, Soon Jinn Lim menjelaskan bahwa MCE merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pendidikan dan memiliki peran besar dalam kemajuan pendidikan di Singapura.

“Sebagian besar sekolah di Singapura menggunakan produk kami. Semoga kerja sama ini juga dapat memajukan pendidikan di Indonesia,” ujarnya.

Pembicara berikutnya, Wennas Widjaja, menuturkan bahwa kerja sama MCE dengan Dikdasmen PWM Jawa Timur telah terjalin cukup lama dan berjalan sangat baik.

“Setiap tahun kami melihat kemajuan pendidikan Muhammadiyah. Kita tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan, tetapi tugas kita adalah menyiapkan generasi yang kuat dan berkarakter mulia,” ungkapnya.

Literasi Teknologi

Sementara itu, Tri Turturi Farah Meswari menambahkan bahwa kelas coding menjadi program penting dalam literasi teknologi.

“Kelas coding membantu siswa memahami cara kerja teknologi dan menjadi pengguna yang bijak. Banyak anak mengenal AI hanya dari media sosial, sehingga tidak mampu memanfaatkannya secara tepat. Kami hadir untuk meminimalkan penyalahgunaan AI,” jelasnya.

Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Lamongan, Muhammad Sa’id, S.Pd., M.Pd., berharap kerja sama ini dapat dimanfaatkan secara optimal.

“Ini peluang luar biasa untuk memajukan lembaga pendidikan, khususnya Muhammadiyah di Kabupaten Lamongan,” katanya.

Kepala MAM 9 Lamongan, Anton Wahyudin, M.Pd., menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari program inovasi madrasah dalam meningkatkan kualitas pendidikan berbasis teknologi.

“Bersama MCE kami akan membuka kelas coding pada tahun ajaran 2026/2027. Kami berharap MAM 9 dapat melahirkan kader pemimpin, muballigh, dan ulama yang tidak gagap teknologi,” ujarnya.

Anton juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat.

“Terima kasih kepada Majelis Dikdasmen dan PNF PWM Jatim serta PDM Lamongan yang telah menjadi mediator dalam MoU ini,” pungkasnya. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu