Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Tingkatkan Mutu Pembelajaran, SMA Muha Genteng Gelar IHT KKA

Iklan Landscape Smamda
Tingkatkan Mutu Pembelajaran, SMA Muha Genteng Gelar IHT KKA
Pemaparan materi IHT-KKA oleh pengawas wali jenjang SMA Banyuwangi Sulistiyono didampingi Kepala SMA Muha Genteng Suharyono (Foto: Alib/PWMU.CO)
pwmu.co -

Para guru SMA Muhammadiyah 2 Genteng Banyuwangi terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran melalui kegiatan In House Training (IHT) bertema Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA), Rabu (15/10/2025).

Bertempat di ruang meeting room, para guru membahas rencana pembelajaran melalui tahapan Pendahuluan, Dalami, Terapkan, Tularkan, dan Inovasi yang disingkat PEDATTI.

Pelaksanaan IHT–KKA dimulai tepat pukul 10.00 WIB dengan pemateri disampaikan langsung oleh pengawas wali jenjang SMA Kabupaten Banyuwangi, Sulistiyono S.Pd M.M Sebagai pemandu acara dibawakan oleh Wakil Kepala Sekolah Urusan Kurikulum Arif Imam Subhi S.Si.

Usai pembukaan, acara dilanjutkan dengan sambutan Kepala SMA Muha Genteng, Drs. Suharyono, yang mengucapkan terima kasih kepada pengawas karena dalam kondisi cuaca yang sangat panas masih berkenan hadir memberikan ilmunya kepada kami semua.

Selain itu, Kepala Sekolah juga mengingatkan kepada Bapak dan Ibu guru untuk menyerap semua ilmu yang disampaikan pemateri yang sebentar lagi akan purna tugas, ujarnya.

KKA Dikembangkan dalam Tiga Domain Utama

Usai sambutan Kepala Sekolah, acara dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh pemateri. Ia mengawali dengan menjelaskan bahwa KKA merupakan model pembelajaran yang menggabungkan kemampuan pemrograman komputer yang kini dikenal dengan istilah koding.

Model ini juga memadukan kecerdasan artifisial yang masyarakat mengenalnya dengan sebutan AI (Artificial Intelligence).

Dalam keterangan selanjutnya, Sulistiyono selaku pemateri menjelaskan bahwa ada tiga domain utama dalam pengembangan KKA, yaitu:

  1. Berpikir Komputasional, yaitu kemampuan menyelesaikan masalah dengan pendekatan logika dan algoritma atau instruksi terstruktur, serta sistematis dalam penyelesaian masalah.
  2. Literasi Kecerdasan Artifisial, yaitu pemahaman terhadap bagaimana mesin belajar dapat mengambil suatu keputusan yang tepat.
  3. Etika Digital, yaitu membentuk sikap yang bertanggung jawab, aman, dan bijak dalam menggunakan teknologi.

“Dalam kurikulum yang lalu kita kenal dalam perangkat guru ada Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Untuk saat ini, pada kurikulum pembelajaran mendalam dipersingkat menjadi Rencana Pembelajaran yang dalam pembuatannya harus melalui PEDATTI . Dari masing-masing item ditopang dengan olah pikir, olah hati, olah rasa, dan olah raga,” jelas Sulistiyono.

Setelah menjelaskan secara panjang lebar terkait item tersebut, acara dilanjutkan dengan sesi diskusi atau tanya jawab serta penyusunan RP sederhana dengan bantuan AI. Tepat pukul 12.00 WIB, acara IHT usai, dan seluruh guru kembali ke tugas masing-masing.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu