Prestasi membanggakan kembali diraih Tim Drumband TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) 2 Pendil, Probolinggo.
Dalam ajang Probolinggo Marching Championship kategori Pemula PAUD dan TK yang digelar dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional dan Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI ke-80) pada Ahad (30/11/2025), tim drumband tersebut tampil gemilang.
Mereka berhasil membawa pulang sejumlah gelar juara di antaranya yakni Juara 1 Lomba Yel-Yel, Juara Umum 2 Drumband, Juara 2 Gitapati, dan Juara 3 Mayoret.
Kompetisi yang mempertemukan berbagai tim drumband dari wilayah Probolinggo ini berlangsung meriah dan kompetitif.
Dalam kompetisi tersebut, setiap peserta menampilkan kemampuan terbaik untuk memikat dewan juri. TK ABA 2 Pendil tampil menonjol sejak awal hingga akhir penilaian.
Dengan tema Alan Walker, “Alone”, tim menyajikan harmoni musik dan koreografi yang penuh energi. Keindahan ritme, kekompakan gerak, serta variasi atraksi dalam formasi lapangan mampu memukau penonton.
Raihan ini menjadi bukti bahwa pembinaan seni musik drumband di TK ABA 2 Pendil berjalan terarah dan mampu menumbuhkan bakat anak sejak usia dini.
Kepala TK ABA 2 Pendil, Nanik Hermawati, S.Pd., menyampaikan rasa haru dan bangga atas capaian tersebut.
Menurutnya, prestasi ini merupakan buah dari perjalanan latihan yang panjang, ketekunan anak-anak, dukungan pelatih, serta peran besar wali murid.
“Alhamdulillah, anak-anak tampil percaya diri dan maksimal hingga bisa meraih hasil yang membanggakan. Prestasi ini bukan sekadar kemenangan, tetapi juga menjadi bagian dari pembentukan karakter sejak dini, meliputi disiplin, kerja sama, percaya diri, dan tanggung jawab,” jelasnya.
Nanik menambahkan, pihak sekolah akan terus memberikan ruang bagi siswa untuk menyalurkan minat dan bakat dalam berbagai bidang sehingga pendidikan anak usia dini menjadi pengalaman yang menyenangkan, bermakna, dan berdaya guna.
Kesuksesan TK ABA 2 Pendil tidak lepas dari peran para pelatih yang dengan sabar mendampingi anak-anak selama masa latihan, sekaligus menciptakan metode yang sesuai dengan perkembangan psikologis usia dini.
Di sisi lain, dukungan total dari wali murid, baik secara moral maupun tenaga, menjadi kekuatan besar dalam proses persiapan maupun pelaksanaan lomba.
Atmosfer kemenangan turut dirasakan seluruh warga sekolah. Sambutan hangat diberikan ketika tim kembali ke sekolah, sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan para peserta.
Keberhasilan para siswa TK ABA 2 Pendil pada Probolinggo Marching Championship diharapkan menjadi penyemangat untuk meraih prestasi berikutnya, sekaligus memotivasi sekolah lain di lingkungan Aisyiyah dan Muhammadiyah untuk terus memberikan fasilitas terbaik dalam pengembangan potensi anak. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments