Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Toko Preloved Lazismu PCM Sepanjang, Dari Barang Bekas Menjadi Keberkahan Berkualitas

Iklan Landscape Smamda
Toko Preloved Lazismu PCM Sepanjang, Dari Barang Bekas Menjadi Keberkahan Berkualitas
Imam Hambali, M.SE.I. Lazismu PWM Jawa Timur sedang meninjau Toko Preloved Lazismu PCM Sepanjang. Foto: Nashiiruddin/PWMU.CO
pwmu.co -

Upaya kreatif dalam menguatkan filantropi Islam terus dilakukan Lazismu Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Sepanjang. Salah satunya melalui kehadiran Toko Preloved Lazismu PCM Sepanjang, inovasi sosial yang mengubah barang layak pakai menjadi sumber keberlanjutan bagi gerakan kemanusiaan.

Toko Preloved di bawah naungan PCM Sepanjang ini bukan sekadar tempat jual beli barang bekas. Kehadirannya menjadi ruang edukasi, pemberdayaan, sekaligus wujud kepedulian sosial. Barang yang dijual berasal dari donasi masyarakat, mulai dari pakaian, sepatu, tas, hingga perlengkapan rumah tangga yang masih layak guna dan bernilai manfaat.

Ketua Lazismu PCM Sepanjang, Ir. Ivan Poerwanto, menjelaskan bahwa konsep preloved dipilih sebagai ikhtiar cerdas dalam merespons tantangan sosial dan lingkungan.

“Barang yang sudah tidak digunakan pemiliknya bukan berarti kehilangan nilai. Melalui Toko Preloved, barang-barang tersebut kami kelola secara amanah agar kembali memberi manfaat, sekaligus menjadi sumber pendanaan program sosial Lazismu,” ujarnya.

Sejak resmi dibuka pada 31 Januari 2026, Toko Preloved Lazismu PCM Sepanjang menunjukkan perkembangan positif sebagai ruang berbagi dan pemberdayaan. Hal itu disampaikan Zalika Afarih Azura, staf Lazismu Preloved, yang mengungkapkan rasa syukur atas antusiasme masyarakat dan para donatur.

Menurut Zalika, hingga saat ini hasil penjualan telah mencapai Rp2.435.000. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa semangat berbagi dapat berjalan seiring dengan pemberdayaan ekonomi umat.

“Alhamdulillah, sejak dibuka pada 31 Januari 2026 hingga sekarang, Toko Preloved Lazismu mendapat respons yang baik. Hasil yang terkumpul sudah mencapai Rp2.435.000. Ini berkat kepercayaan dan dukungan para donatur serta masyarakat,” tuturnya.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Ia menjelaskan, pakaian yang dijual berasal dari donatur yang menyerahkan baju layak pakai atau dalam kondisi sangat baik kepada Lazismu. Setiap item melalui proses penyortiran secara teliti, mulai dari pengecekan kelayakan hingga penentuan harga.

“Tidak semua baju dipatok dengan harga tertentu. Ada juga yang bisa dibayar seikhlasnya. Konsep ini kami terapkan agar Toko Preloved benar-benar menjadi ruang inklusif sehingga siapa pun dapat berpartisipasi dalam kebaikan,” tambahnya.

Zalika berharap keberadaan Toko Preloved Lazismu terus menumbuhkan budaya berbagi, memperkuat kepercayaan publik, serta menjadi sarana keberlanjutan program sosial di tengah masyarakat.

“Semoga ke depan Toko Preloved ini tidak hanya menjadi tempat jual beli, tetapi juga pusat gerakan kebaikan yang memberi manfaat luas,” pungkasnya.

Hasil penjualan Toko Preloved Lazismu PCM Sepanjang selanjutnya dialokasikan untuk mendukung berbagai program kemanusiaan, seperti bantuan sosial, pendidikan, kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi umat. Dengan demikian, setiap transaksi bukan sekadar aktivitas jual beli, melainkan partisipasi nyata dalam gerakan kebaikan yang berkelanjutan. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu