Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Tokoh Muhammadiyah Sendangagung Turut Membersamai Prosesi Penyembelihan Hewan Kurban di Masjid An-Nur

Iklan Landscape Smamda
Tokoh Muhammadiyah Sendangagung Turut Membersamai Prosesi Penyembelihan Hewan Kurban di Masjid An-Nur
pwmu.co -
Muhammadiyah Sendangagung

PWMU.CO – Ada yang berbeda di Masjid An-Nur Jalan Simpang Lima Sengkan Sendangagung Paciran Lamongan, Sabtu (07/06/2025).

Hal tersebut adalah karena kehadiran Tokoh Muhammadiyah Sendangagung; Drs H Agus Salim Syukran MPdI, H Munir Ahmad, H Abdul Ghofar, H Ma’shum Ahmad, dan H warjadi. Adapun kehadiran mereka adalah dalam rangka turut membersamai prosesi penyembelihan hewan kurban.

Kehadiran lima tokoh Muhammadiyah sekaligus sesepuh Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Sendangagung ini memiliki makna penting bagi warga Muhammadiyah di desa setempat.

Khususnya, generasi muda Muhammadiyah di Pimpinan Ranting Pemuda Muhammadiyah (PRPM) yang kini bersiap menerima tongkat estafet dakwah persyarikatan Muhammadiyah.

“Bagi kawula muda dan PRPM, meski perjuangan para tokoh ini sudah berlalu dari masanya, tetapi kehadiran mereka adalah magnet yang mampu menyedot perhatian bagi kami pelangsung amal usaha Muhammadiyah. Semoga kita bisa tiru mereka” ucap Ketua PRPM Sendangagung Farih hamdan SPdI.

Pengobat Rindu

Di sisi lain, bagi tokoh dan pelopor berdirinya Muhammadiyah di Sendangagung, kehadiran mereka kali ini menjadi pengobat rindu akan kekuatan dan guyubnya warga Muhammadiyah di kegiatan Idul kurban tahun ini.

“Berkumpulnya warga Muhammadiyah sebanyak ini menjadi pelipur hati bagi yang tua seperti saya. Jadi terkenang masa perintisan di awal lahirnya Muhammadiyah Sendangagung” ucap Munir Ahmad sambil tatapan matanya berkaca-kaca tanda haru dan bahagia.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Pria sepuh kelahiran 1938 ini juga mengaku bangga akan gesit lincahnya anak muda sekarang ini. Menurutnya, hal itu patut dipupuk kekompakan agar tampuk kepemimpinan Muhammadiyah terus bisa berlangsung, regenerasi dari yang tua ke yang muda harus berkesinambungan.

Sementara itu, Ma’shum Ahmad yang tidak lain merupakan adik kandung Munir Ahmad merasa bangga bahwa perolehan hewan kurban di Muhammadiyah terus meningkat dari tahun ke tahun.

“Saya kesini tidak untuk membantu kegiatan penyembelihan hewan kurban. Saya kesini merasa terpanggil dan ingin melihat dari dekat saat warga Muhammadiyah sedang bahagia merayakan idul Adha dan menyembelih 7 sapi dan 33 kambing, ini luar biasa, Ra Pakat” ucap kakek kelahiran 1940 ini.

Kesempatan langka ini juga dimanfaatkan oleh Ustadz Agus Salim Syukran. Sebagai murid dari mereka, Wakil Ketua PCM Paciran ini banyak bertanya dan menyimak cerita masa lalu dari gurunya, Ustadz Munir Ahmad dan Ma’shum Ahmad. (*)

Penulis Gondo Waloyo, Editor Danar Trivasya Fikri

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu