Search
Menu
Mode Gelap

Totalitas Bermuhammadiyah, GTK SMPM 1 Babat Hadiri Sarasehan FGM Lamongan

Totalitas Bermuhammadiyah, GTK SMPM 1 Babat Hadiri Sarasehan FGM Lamongan
Para GTK SMPM 1 Babat Hadiri Sarasehan FGM Lamongan. Foto: Istimewa/PWMU.CO
pwmu.co -

Dalam suasana kegembiraan Milad Muhammadiyah ke-113 yang diperingati pada (18/11/2025), Persyarikatan Muhammadiyah terus menunjukkan produktivitas di berbagai bidang, termasuk pendidikan. Hal ini tetap dilakukan di tengah suasana duka atas bencana yang menimpa saudara-saudara di Aceh dan Sumatra.

Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Kabupaten Lamongan menggelar Sarasehan Guru Muhammadiyah se-Kabupaten Lamongan pada Senin (15/12/2025) di Universitas Muhammadiyah Lamongan (Umla). Kegiatan ini diikuti guru Muhammadiyah dari berbagai jenjang pendidikan, mulai SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/SMK/MA.

Sarasehan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus ruang berbagi gagasan antarpendidik Muhammadiyah lintas jenjang. Salah satu guru SMP Muhammadiyah 1 Babat, Ustadzah Rahma, mengaku bangga dapat hadir dalam forum tersebut.

“Forum seperti ini sangat bermanfaat. Kami bisa bertukar pikiran dan berbagi pengalaman dengan guru-guru senior serta mendapatkan wawasan langsung dari narasumber yang kompeten di bidangnya,” ujarnya.

Ketua PDM Lamongan yang juga Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan, Shodikin, dalam sambutannya memberikan motivasi kepada para guru agar pendidikan diarahkan untuk menyiapkan generasi yang mampu hidup layak pada zamannya.

“Pendidikan harus membangun peradaban melalui ilmu pengetahuan, sains, akhlak, dan karakter. Pendidikan juga harus mengantarkan anak didik agar hidupnya membawa manfaat,” tegasnya.

Suasana Sarasehan FGM Lamongan. Foto: Istimewa/PWMU.CO

Ketua Majelis Dikdasmen PWM Jawa Timur, Prof. Khozin, menekankan pentingnya peran guru sebagai teladan yang menanamkan nilai-nilai positif dan akhlak mulia. Ia menyampaikan bahwa ekosistem pendidikan yang baik dibangun melalui komunikasi yang kuat, komitmen profesional, serta integritas moral yang berlandaskan nilai-nilai Islam.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Senada dengan itu, Ketua Forum Guru Muhammadiyah Jawa Timur, Isa Iskandar, menyampaikan bahwa guru Muhammadiyah harus berani bertransformasi mengikuti perkembangan zaman.

“Guru masa kini harus melek teknologi, mampu berkolaborasi, dan terus berinovasi agar tidak tertinggal,” ujarnya.

Sarasehan ini juga menghadirkan Ketua FGM Pusat, Sutomo, sebagai narasumber. Ia mengajak para guru untuk terus belajar, berbagi ilmu, dan menghadirkan inovasi dalam pembelajaran.

“Masyarakat telah memberikan kepercayaan kepada sekolah Muhammadiyah. Karena itu, guru harus menunjukkan totalitas dan memberikan yang terbaik,” tegasnya di hadapan sekitar 600 guru Muhammadiyah yang hadir.

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments