Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Tradisi Rewang di Desa Ngampel Buka Wawasan Mahasiswa KKN UMG tentang Budaya Gotong Royong

Iklan Landscape Smamda
Tradisi Rewang di Desa Ngampel Buka Wawasan Mahasiswa KKN UMG tentang Budaya Gotong Royong
pwmu.co -

PWMU.CO – Menjelang pengajian rutin malam Jumat Kliwon, suasana hangat dan penuh kebersamaan menyelimuti Balai Dusun Karangpilang, Desa Ngampel, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik, pada Kamis (31/7/2025) siang.

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) dari Kelompok 15 turut ambil bagian dalam tradisi rewang bersama ibu-ibu Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) setempat.

Kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi sosial mahasiswa KKN dalam menjunjung tinggi nilai-nilai budaya lokal sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat desa. Mereka terlibat langsung dalam menyiapkan konsumsi untuk pengajian yang akan dilaksanakan usai shalat Maghrib.

Rewang merupakan tradisi gotong royong khas masyarakat Jawa yang biasanya dilakukan saat ada acara besar seperti kenduri, pengajian, pernikahan, atau hajatan lainnya. Melalui kegiatan ini, para mahasiswa belajar banyak hal, mulai dari resep makanan tradisional dan teknik memasak, hingga memahami filosofi kebersamaan yang melekat dalam tradisi tersebut.

Mahasiswa turut membantu membuat aneka jajanan tradisional, seperti onde-onde ubi ungu, luntir singkong gula jawa, dan perkedel kentang sebagai pelengkap hidangan gurih.

Mereka tidak hanya terlibat secara teknis, tetapi juga berdialog dan belajar langsung dari ibu-ibu PKK mengenai proses memasak serta nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya.

 

Salah satu warga Dusun Karangpilang, Desa Ngampel, Bu Uus menyampaikan bahwa rewang rutin dilakukan setiap malam Jumat Kliwon dan biasanya dimulai sejak pagi. Ia sangat senang karena mahasiswa KKN bisa ikut membantu sejak siang usai menyelesaikan program kerja.

“Kegiatan rewang ini memang rutin kami adakan setiap malam Jumat Kliwon. Biasanya kami mulai sejak pagi, tapi alhamdulillah tadi anak-anak KKN bisa ikut membantu sejak siang setelah mereka menyelesaikan program kerja. Kami sangat senang,” ujarnya.

Rewang Bernilai Sosial dan Budaya

Melalui interaksi ini, mahasiswa tidak hanya berkontribusi secara fisik, tetapi juga memperoleh pelajaran berharga tentang kebersamaan, semangat gotong royong, dan pentingnya melestarikan budaya lokal.

Suasana penuh canda, kerja sama, dan saling menghargai menjadikan kegiatan rewang sebagai salah satu momen paling bermakna selama masa KKN.

“Dengan ikut rewang, kami jadi menyadari bahwa banyak hal bisa dipelajari di luar kelas. Nilai-nilai seperti saling membantu, menghormati, dan belajar dari masyarakat sangat berarti bagi kami,” ungkap salah satu mahasiswa KKN.

Kegiatan seperti ini menunjukkan bahwa KKN bukan sekadar menjalankan program kerja, tetapi juga tentang menyatu dengan masyarakat, belajar dari mereka, dan ikut serta menjaga tradisi yang menjadi bagian dari identitas desa. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu