Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Transformasi Digital Antar RSIA Muhammadiyah Raih Penghargaan Nasional BPJS

Iklan Landscape Smamda
Transformasi Digital Antar RSIA Muhammadiyah Raih Penghargaan Nasional BPJS
Direktur RSIA Muhammadiyah Kota Probolinggo dr. Kemal Fikar Muhammad, M.H.Kes. Foto: Istimewa
pwmu.co -

Komitmen menghadirkan layanan kesehatan berbasis teknologi mengantarkan RSIA Muhammadiyah Kota Probolinggo meraih penghargaan nasional dari BPJS Kesehatan.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan rumah sakit dalam mengimplementasikan sistem layanan digital terintegrasi secara nasional.

Penghargaan resmi diserahkan pada 27 Februari 2026 sebagai pengakuan atas kinerja RSIA Muhammadiyah dalam menjalankan perannya sebagai Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan pasien di era digital.

Direktur RSIA Muhammadiyah Kota Probolinggo, dr. Kemal Fikar Muhammad, M.H.Kes, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh tenaga medis dan staf rumah sakit atas capaian tersebut.

“Terima kasih untuk teman-teman atas semua yang sudah dicurahkan, baik dari waktu, tenaga, dan loyalitasnya. Alhamdulillah untuk penghargaan ini. Semoga memotivasi kita untuk meraih penghargaan-penghargaan lain selanjutnya,” ungkapnya, Sabtu (28/2/2026).

Menurutnya, penghargaan ini bukan sekadar capaian administratif, melainkan hasil kerja kolektif seluruh elemen rumah sakit dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang cepat, transparan, dan profesional.

Tiga Pilar Transformasi Digital RSIA Muhammadiyah

Penghargaan yang ditandatangani oleh Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan, Edwin Aristiawan, menyoroti tiga inovasi utama yang menjadi kekuatan RSIA Muhammadiyah Kota Probolinggo dalam mendukung transformasi mutu layanan kesehatan nasional.

1. Integrasi Sistem Antrean Online

Melalui integrasi dengan aplikasi Mobile JKN, pasien kini dapat melakukan pendaftaran dan pengambilan nomor antrean secara daring.

Sistem ini terhubung langsung dengan manajemen internal rumah sakit sehingga mengurangi waktu tunggu dan kepadatan di ruang pelayanan.

2. Integrasi Sistem Klaim Digital

Iklan Landscape UM SURABAYA

Digitalisasi proses klaim memastikan data pelayanan lebih akurat dan transparan. Proses verifikasi antara rumah sakit dan BPJS Kesehatan menjadi lebih cepat, sehingga berdampak pada efisiensi administrasi serta kelancaran pembiayaan layanan kesehatan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

3. Implementasi E-SEP (Fingerprint & Frista)

Pemanfaatan teknologi biometrik fingerprint dalam penerbitan Surat Eligibilitas Peserta (SEP) meningkatkan keamanan data sekaligus mempercepat proses layanan. Pasien tidak lagi direpotkan dengan dokumen fisik yang berbelit, sehingga dapat segera memperoleh tindakan medis.

Dampak Nyata bagi Masyarakat Probolinggo

Transformasi digital ini membawa dampak signifikan bagi masyarakat Kota Probolinggo. “Pasien kini dapat melakukan booking antrean lebih awal, memperoleh kepastian jadwal dokter, serta menikmati layanan yang lebih modern dan non-diskriminatif,” terang Kemal Fikar.

Langkah inovatif RSIA Muhammadiyah sejalan dengan visi BPJS Kesehatan dalam mendorong transformasi mutu layanan di seluruh fasilitas kesehatan mitra.

Digitalisasi bukan hanya tentang teknologi, tetapi tentang peningkatan pengalaman dan kepuasan peserta JKN.

Ke depan, RSIA Muhammadiyah Kota Probolinggo berkomitmen mengembangkan fitur layanan digital lainnya guna menjawab tantangan sektor kesehatan yang semakin dinamis.

“Fokusnya tidak hanya mempertahankan prestasi nasional, tetapi terus meningkatkan standar pelayanan demi kenyamanan pasien, khususnya ibu dan anak di Probolinggo dan sekitarnya,” tandas Kemal. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu