
PWMU.CO – Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PR IPM) SMK Muhammadiyah 10 Mantup kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap sesama melalui kegiatan bakti sosial yang menyentuh hati, Sabtu (19/7/2025) . Bertempat di lingkungan sekitar sekolah, kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian tindak lanjut dari pelaksanaan Fortasi (Forum Ta’aruf dan Orientasi Siswa) yang telah dilaksanakan sebelumnya pada tanggal (14–18/7/2025).
Kegiatan bakti sosial ini dilaksanakan dengan membagikan paket sembako kepada masyarakat sekitar yang membutuhkan. Paket sembako yang dibagikan berupa beras dan mie instan yang dikumpulkan dari para peserta Fortasi. Setiap peserta diminta untuk membawa sebagian dari bahan pokok tersebut sebagai bentuk pembelajaran dan aksi nyata tentang pentingnya berbagi serta menumbuhkan kepedulian sosial di kalangan pelajar sejak dini.
Yeni Oktaviana SPd selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan sekaligus penanggung jawab kegiatan, menyampaikan bahwa program ini dirancang bukan sekadar untuk berbagi secara materiil, melainkan lebih pada penanaman nilai-nilai kepedulian dan empati dalam diri siswa.
“Kegiatan ini bukan hanya mengajarkan tentang berbagi, tetapi juga menanamkan kepedulian antarsesama. Dengan cara ini, kami ingin menumbuhkan kesadaran kepada siswa bahwa hidup bukan hanya tentang menerima, tapi juga memberi. Selain itu, kegiatan ini juga sebagai bentuk motivasi agar siswa senantiasa bersyukur atas apa yang mereka miliki,” ujarnya.
Pembagian Sembako

Adapun siswa yang terlibat langsung dalam proses pembagian sembako kepada masyarakat antara lain Muhammad Dewangkara Tri Anggara Putra Kristiono, Muhammad Labib, Oktafiani, dan Sivrina Eka Susanti. Mereka turut membagikan paket sembako langsung ke rumah-rumah warga yang telah didata sebelumnya.
Keempat siswa tersebut mengaku bangga dan terharu bisa ikut berpartisipasi dalam kegiatan sosial ini.
“Sebagai anak muda, kita jangan sampai acuh terhadap kondisi sekitar. Kalau kita mampu membantu, ayo bantu. Membantu itu tidak harus dengan materi atau barang. Dengan menunjukkan kepedulian dan empati, itu sudah menjadi bentuk bantuan yang sangat berarti bagi saudara kita yang membutuhkan,” ungkap Muhammad Labib, salah satu anggota IPM yang turut serta dalam kegiatan ini.
Warga sekitar pun memberikan respon yang sangat positif terhadap kegiatan tersebut. Banyak di antara mereka yang merasa tersentuh dan bersyukur atas perhatian dari siswa-siswi SMK Muhammadiyah 10 Mantup. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa pelajar bukan hanya bisa belajar di dalam kelas, tetapi juga bisa menjadi agen perubahan sosial yang membawa manfaat bagi lingkungan sekitarnya.
Dengan semangat berbagi dan peduli, IPM SMK Muhammadiyah 10 Mantup berharap kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini. Harapannya, kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan agar semangat kepedulian dan nilai-nilai kemanusiaan terus hidup dalam diri para pelajar sebagai calon pemimpin masa depan bangsa. (*)
Penulis M. Arief Andriansyah Editor Amanat Solikah





0 Tanggapan
Empty Comments