Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) dan Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kabupaten Madiun kembali melaksanakan kegiatan Turun ke Bawah (Turba) sebagai agenda rutin silaturahmi dan konsolidasi organisasi.
Kegiatan Turba kali ini diselenggarakan di Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Dolopo pada Ahad (16/12/2025) bertempat di Kampus 2 SMK Muhammadiyah 3 Dolopo.
Dalam sambutan pembukaannya, Ketua PDM Madiun, Dr. KH Agus Tri Cahyo, M.A., menegaskan tiga fokus utama yang menjadi perhatian PDM dalam upaya memperkuat gerakan Muhammadiyah di tingkat cabang.
“Pertama, penguatan ekonomi di setiap cabang agar kegiatan dakwah dan sosial dapat berjalan lebih mandiri dan berkelanjutan,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa kemandirian ekonomi merupakan fondasi penting bagi perkembangan persyarikatan.
“Kedua, penguatan kajian Islam dengan identitas dan karakter khas Muhammadiyah sehingga mampu melahirkan tokoh-tokoh pencerah di tengah masyarakat,” jelasnya.
Menurutnya, penguatan kajian menjadi karakter dasar Muhammadiyah sebagai gerakan dakwah dan tajdid.
“Ketiga, penguatan ranting sebagai ujung tombak gerakan di tingkat akar rumput. PDM mendorong setiap PCM memiliki minimal tiga ranting aktif agar gerakan semakin mengakar dan memberi manfaat lebih luas,” sambungnya.
Selain tiga fokus tersebut, Agus Tri Cahyo juga menekankan pentingnya memperkuat Lazismu di setiap tingkatan. Lazismu diharapkan menjadi penopang utama berbagai program dakwah, sosial, dan kemanusiaan Muhammadiyah di Kabupaten Madiun.
Kegiatan Turba ini dihadiri oleh jajaran PDM dan PDA, pimpinan PCM dan PCA se-Kabupaten Madiun, serta perwakilan berbagai amal usaha Muhammadiyah (AUM).
Kehadiran para pimpinan tersebut diharapkan mampu memperkuat koordinasi, mempererat ukhuwah, dan menyelaraskan langkah dalam memajukan dakwah serta pelayanan kepada masyarakat. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments