Suasana haru, gembira, dan penuh kejutan mewarnai hari kedua kegiatan Almadany Middle Performance (AMP) #2 di SD Alam Muhammadiyah Kedanyang (SD Almadany), Kebomas, Gresik, Kamis (9/10/2025).
Dalam ajang yang menampilkan kreativitas siswa kelas IV–VI ini, panggung SD Almadany dipenuhi warna budaya Nusantara. Ragam penampilan mulai dari tari kecak nusantara oleh siswa kelas IV Ibnu Rusyd, tari pacu jalur oleh teman sekelasnya, hingga tari tokecang asal Jawa Barat oleh kelas VI Ibnu Al-Haytham, sukses memikat perhatian penonton.
Tak kalah menarik, kelas IV Ibnu Khaldun menghadirkan tarian Tribute to Aceh, sementara gabungan kelas V Al-Khawarizmi dan Al-Battani menampilkan musik limbah bertajuk Epic of Indonesia Culture yang kreatif dan menghibur.
Penampilan kelas VI Ibnu Al-Haytham menjadi salah satu yang paling berkesan. Grup putri mereka menampilkan lagu dan tari dengan penuh ekspresi. Dua lagu, Selamat Tinggal Guru dan Kawanku serta Terima Kasih Guruku, membuat suasana berubah sendu.
Ditambah puisi yang dibacakan Dayana Batrisya Sudjatmiko, Ketua Kelas VI Ibnu Al-Haytham, suasana pun seketika mengharu biru. Banyak guru dan wali murid yang hadir tampak menahan haru sambil tersenyum bangga.
Namun, suasana segera berubah riuh ketika grup putra kelas VI tampil. Seusai menarikan tari tokecang, mereka memberikan kejutan dengan membawakan versi parodi lagu viral Tepuk Sakinah, yang mereka ubah menjadi “Tepuk Sahabat.”
“Bersahabat, bersahabat, bersahabat (tepuk)
Janji setia, janji setia, janji setia (tepuk)
Saling kompak, saling tolong, saling jaga, saling bantu (tepuk)
Seduluran selamanya…”
Kreativitas spontan itu langsung mengundang tawa dan tepuk tangan meriah dari siswa dan wali murid yang hadir.
Milad Muhammadiyah di Panggung SD Almadany
Belum selesai kejutan, dua siswi tiba-tiba muncul dari sisi kanan dan kiri panggung sambil menyanyikan lagu Milad Muhammadiyah ke-113.
“Seratus tiga belas tahun berlalu,
Cahaya Islam tetap menyatu,
Dari Jogja menyinari negeri,
Amar makruf jadi bukti,”
lantun Abraham Yazdan Zaini dengan penuh semangat.
Disambung oleh Khansa Syarifah Hanum yang menyanyikan bait berikutnya,
“Bergerak berkhidmat untuk umat,
Berjuang bersama penuh semangat,
Bangkitlah Muhammadiyah gerakanku,
Memajukan bangsa Indonesiaku.”
Mendekati akhir, Dayana Batrisya kembali tampil memberi aba-aba lantang, dan seluruh siswa serempak meneriakkan,
“Selamat Milad Muhammadiyah ke-113!”
Lalu disusul pekikan semangat, “Bangga BerMuhammadiyah!
BerMuhammadiyah dengan gembira!”
Teriakan itu disambut tepuk tangan panjang dari seluruh penonton—menjadi penutup yang menggugah dari AMP #2 SD Almadany yang sarat makna dan semangat persyarikatan. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments