Seluruh siswa SD Muhammadiyah Manyar (SDMM) Gresik, Jawa Timur, mengikuti Uji Soal Matematika Nalaria Realistik (MNR) pada Jumat pagi (21/11/2025). Kegiatan ini menjadi langkah awal perjuangan siswa dalam meraih prestasi pada ajang Kompetisi Matematika Nalaria Realistik (KMNR) ke-21.
Uji soal dilaksanakan selama 90 menit, mulai pukul 09.30 hingga 11.00. Sebanyak 25 soal pilihan ganda harus diselesaikan siswa, mencakup materi Aritmatika, Bilangan, Aljabar, Geometri, dan Statistika.
Siswa kelas I–II mengerjakan soal level I, kelas III–IV level II, serta kelas V–VI level III. Total peserta mencapai 554 siswa yang terdiri atas 90 siswa kelas I, 90 siswa kelas II, 90 siswa kelas III, 79 siswa kelas IV, 96 siswa kelas V, dan 109 siswa kelas VI.
Uji Soal MNR ini menjadi rangkaian awal menuju KMNR 21 yang akan dilanjutkan dengan babak Penyisihan Kota pada Ahad (11/1/2026), semifinal pada Ahad (22/2/2026), dan final tingkat nasional pada Ahad (26/4/2026). Babak penyisihan hingga semifinal biasanya diselenggarakan di SD Muhammadiyah Manyar.
Kepala SDMM, Athiq Amiliyah, S.Pd., menyampaikan bahwa Uji Soal MNR merupakan salah satu bentuk asesmen untuk menguji kemampuan siswa dalam bidang literasi matematika.
“Hasil uji soal tidak hanya berupa peringkat nilai, tetapi juga analisis butir soal dan pemetaan penguasaan literasi numerasi siswa di setiap sekolah,” ujarnya.
Dari hasil tersebut, akan dipilih 30 persen siswa di setiap jenjang untuk melaju ke babak Penyisihan Kota/Kabupaten. Seluruh hasil uji soal disetorkan oleh Klinik Pendidikan MIPA (KPM) Surabaya selaku penanggung jawab wilayah.
Kepala Cabang KPM Surabaya, Zakky Al Muntaha, menjelaskan bahwa mengikuti Uji Soal MNR memberikan berbagai keuntungan bagi sekolah, di antaranya laporan analisis kemampuan literasi numerasi per jenjang dan per siswa, serta kesempatan sharing dan kolaborasi pengembangan pembelajaran matematika.
“Soal-soal yang disajikan bersifat nalar dan mendukung Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), sehingga dapat menjadi bahan evaluasi guru dan sekolah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran matematika,” jelasnya.
Athiq Amiliyah berharap semakin banyak siswa SDMM yang mampu menembus ketatnya persaingan KMNR tahun ini hingga melaju ke babak final.
Pada KMNR edisi ke-20 tahun 2025, sebanyak 13 siswa SDMM berhasil lolos ke babak final. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments