Kebahagiaan dan rasa haru menyelimuti salah satu amil Lazismu Kabupaten Gresik, Shobahul Kirom, saat mengikuti Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Lazismu Jawa Timur, Jumat (19/12/2025).
Di tengah agenda evaluasi dan penguatan strategi gerakan filantropi Islam tersebut, ia secara tak terduga diumumkan sebagai peraih peringkat ke-3 dalam kategori amil berprogres, sekaligus mendapatkan hadiah berupa sebuah telepon genggam baru dan piagam penghargaan dari panitia.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Imam Hambali M.S.E.I Ketua BP Lazismu KP Jawa Timur. Penyerahan Lazismu Awards dilakukan dalam sesi Lazismu Awards sebagai bentuk apresiasi bagi amil berprestasi dalam rangkaian Rakerwil Lazismu Jatim 2026.
Momen ini sontak mengundang tepuk tangan peserta sekaligus menghadirkan suasana hangat dan penuh motivasi di ballroom lantai 2 Hotel Horison yang berlokasi di Jalan Kalimantan GKB, Gresik. Bagi penerima penghargaan, capaian tersebut menjadi pengalaman yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya.
Shobahul Kirom ditetapkan sebagai peraih peringkat ke-3 kategori amil berprogres terbaik versi Lazismu Awards 2025. Ia mengaku awalnya datang ke Rakerwil dengan niat utama untuk belajar, menyerap materi, serta memperkuat jejaring antar-Lazismu daerah.
Tidak ada sedikit pun ekspektasi akan menerima penghargaan, apalagi hadiah berupa telepon genggam baru.
“Saya benar-benar tidak menyangka. Ini kejutan besar dan menjadi penyemangat luar biasa bagi saya,” ungkapnya dengan nada haru.
Kirom, panggilan akrabnya, telah bergabung dengan Lazismu sejak lima tahun lalu sebagai relawan. Baru pada tahun 2022 ia memutuskan untuk bergabung secara penuh waktu di Lazismu.
Tercatat sebagai bagian dari tim Kantor Layanan Lazismu (KLL) Dukun, Kirom yang tak menyangka namanya masuk nominasi sebagai amil berprogres terbaik 2025 berharap ke depan ia dan tim KLL Dukun dapat semakin kompak.
“Dengan semangat baru dan tim yang semakin solid, kami berharap perolehan penghimpunan dana setiap bulan bisa terus berprogres,” tutur pria kelahiran Gresik, 15 November 1996.
Tak hanya menerima piagam penghargaan sebagai wujud apresiasi dari Lazismu Pusat, Kirom juga mendapatkan kejutan manis berupa hadiah dalam kotak kecil yang dibungkus plastik bening. Sebuah gawai baru dari Redmi seri A5 kini telah sah menjadi miliknya.
“Ini masih nderedeg (gugup dalam bahasa Jawa) dan tak menyangka dapat hadiah lagi, HP baru,” ucapnya dengan mata berbinar saat diwawancarai PWMU.CO sesaat setelah turun dari panggung.
Prestasi peringkat ke-3 ini diraih berkat konsistensi dan dedikasi Kirom dalam menjalankan tugas sebagai amil, mulai dari pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS), hingga pendampingan program-program kemanusiaan dan pemberdayaan masyarakat.
Penilaian dilakukan berdasarkan sejumlah indikator, seperti kinerja, inovasi program, administrasi, serta komitmen terhadap nilai-nilai amanah dan profesionalisme.
Zaenal Abidin S.Sos M.Si Ketua Pelaksana Rakerwil Lazismu Jatim, menyampaikan bahwa penghargaan ini bukan semata-mata soal hadiah, melainkan bentuk pengakuan atas kerja keras para amil di lapangan.
Menurutnya, amil merupakan ujung tombak Lazismu dalam menghadirkan manfaat nyata bagi umat.
“Kami ingin menumbuhkan semangat berfastabiqul khairat, saling menginspirasi, dan terus meningkatkan kualitas layanan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua BP Lazismu Kabupaten Gresik, Abdul Rojak S.Pd M.Pd.I menyambut capaian tersebut dengan rasa bangga. Penghargaan ini dinilai menjadi bukti bahwa kerja-kerja kemanusiaan yang dilakukan secara istikamah dan profesional akan berbuah prestasi.
“Semoga capaian ini mampu memotivasi amil lainnya untuk terus berinovasi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tuturnya.
Rakerwil Lazismu Jatim sendiri menjadi momentum penting untuk menyatukan visi, mengevaluasi program, serta merumuskan langkah strategis ke depan.
Kisah amil Lazismu Gresik yang meraih peringkat ke-3 dan mendapatkan gawai baru ini pun menjadi cerita inspiratif bahwa ketulusan dalam mengabdi sering kali berujung pada kejutan manis yang tak terduga. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments