Tim dosen Program Studi D3 Farmasi Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bertajuk Pelatihan Pembuatan Bioplastik Ramah Lingkungan dari Air Nira bagi Kelompok Tani Kiring Makmur di Desa Kiring, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban (8/12/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari Hibah Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2025 Skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat yang didanai Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Program tersebut bertujuan memberdayakan potensi lokal berupa air nira aren melalui inovasi teknologi tepat guna berbahan ramah lingkungan, yaitu bioplastik.
Selama ini, pemanfaatan air nira di Desa Kiring masih terbatas untuk produksi gula merah dan minuman tradisional. Padahal, kandungan gula pada nira dapat diolah menjadi bioplastik dengan tambahan beberapa komponen bahan.
Inovasi ini diharapkan memberi nilai tambah bagi Kelompok Tani Kiring Makmur, mengurangi penggunaan plastik konvensional, dan memperkuat ekonomi berkelanjutan.
Dalam pelatihan, peserta diperkenalkan proses pembuatan bioplastik menggunakan air nira, gula, urea, sorbitol, cuka, dan virgin coconut oil (VCO). Proses pengolahan dilakukan melalui pemanasan dan pencetakan sederhana sehingga mudah diadaptasi skala rumah tangga.
Ketua tim pengabdian, Pemta Tiadeka, S.Si., M.Si., menyampaikan bahwa pelatihan ini adalah bentuk edukasi teknologi yang aplikatif bagi masyarakat.
“Kami berharap masyarakat melihat bahwa air nira tidak hanya menjadi gula, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi plastik biodegradable. Ini peluang usaha baru sekaligus solusi terhadap limbah plastik,” ujarnya.
Kegiatan diikuti lebih dari 10 peserta dari Kelompok Tani Kiring Makmur dan perangkat desa. Peserta tampak antusias mengikuti sesi teori hingga praktik langsung.
Tim pengabdian juga menyediakan seluruh alat dan bahan pelatihan. Selain itu, alat teknologi produksi akan dihibahkan kepada kelompok tani sebagai dukungan keberlanjutan program.
Ketua Kelompok Tani Kiring Makmur, Solikin, mengapresiasi pelatihan ini.
“Kami sangat berterima kasih kepada tim dosen D3 Farmasi UMG. Semoga warga bisa mengembangkan hasil pelatihan menjadi usaha produktif,” ucapnya.
Usai pelatihan, tim pengabdian melanjutkan pendampingan selama beberapa minggu untuk memastikan kelompok tani mampu memproduksi bioplastik secara mandiri. Produk bioplastik yang dihasilkan direncanakan akan diuji coba sebagai kemasan ramah lingkungan.
Tim Hibah PkM UMG juga menyampaikan terima kasih kepada Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, serta DPPM Universitas Muhammadiyah Gresik atas dukungan yang diberikan.





0 Tanggapan
Empty Comments