Program Studi S1 Farmasi Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) melaksanakan kegiatan benchmarking dengan IKOP Pharma sebagai upaya memperluas wawasan dan pembelajaran terkait praktik industri farmasi. Fokus kegiatan meliputi proses produksi, penjaminan mutu, serta penerapan sistem halal pada produk obat dan skincare sebagai bentuk penguatan hubungan antara pendidikan tinggi dan dunia industri.
Dalam pemaparan, IKOP Pharma dijelaskan sebagai perusahaan yang bergerak di bidang penyediaan dan pembuatan produk farmasi, termasuk obat-obatan dan skincare. Ruang lingkup kerjanya mencakup pengembangan produk, proses produksi, dan pengawasan mutu secara terintegrasi, sehingga mampu menghasilkan produk yang aman, berkualitas, dan sesuai regulasi.
Kegiatan ini juga menyoroti peran lembaga halal dalam menjamin kehalalan produk farmasi dan skincare. IKOP Pharma bekerja sama dengan lembaga halal resmi untuk memastikan seluruh tahapan produksi—mulai dari pemilihan bahan baku hingga produk akhir—memenuhi persyaratan halal sesuai ketentuan.
Selain itu, peserta mendapatkan penjelasan mengenai perbedaan sistem jaminan mutu halal Indonesia dan Malaysia. Di Indonesia, sertifikasi halal dilakukan oleh BPJPH dengan dukungan lembaga pemeriksa halal seperti LPPOM MUI. Sementara itu, di Malaysia, sistem halal berada di bawah otoritas JAKIM yang memiliki sistem integrasi lebih matang. Perbedaan tampak pada regulasi, mekanisme sertifikasi, dan pengawasan industri farmasi maupun kosmetik.
Sebagai rangkaian kegiatan, peserta diajak mengunjungi Laboratorium Quality Control (QC) IKOP Pharma. Dalam kunjungan tersebut dipaparkan fungsi laboratorium QC dalam menguji bahan baku, produk antara, dan produk jadi untuk memastikan mutu dan keamanan sesuai standar industri.
Melalui benchmarking ini, Program Studi S1 Farmasi UMLA diharapkan memperoleh referensi baru untuk pengembangan pembelajaran, peningkatan kompetensi lulusan, serta penguatan pemahaman mahasiswa terhadap praktik nyata industri farmasi, terutama terkait sistem mutu dan kehalalan produk. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments