Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) menyatakan kesiapan dan komitmennya untuk berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Surabaya dalam pemanfaatan teknologi panel surya sebagai bagian dari pengembangan energi terbarukan dan pembangunan kota berkelanjutan.
Komitmen tersebut mengemuka dalam acara Pembukaan Musyawarah Cabang (Musycab) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Surabaya yang berlangsung meriah di kampus Umsura, Sabtu (24/1/2026).
Kegiatan ini dihadiri sejumlah tokoh penting, mulai dari pimpinan kampus, pemerintah daerah, hingga perwakilan lembaga dan organisasi strategis.
Hadir dalam acara tersebut Wali Kota Surabaya Dr. Eri Cahyadi, ST, MT, Rektor Umsura Dr. Mundakir, S.Kep, Ns., M.Kep., FISQua, Wakil Rektor IV Umsura Dr. Radius Setiyawan, MA, serta perwakilan dari BRIN Surabaya, Polrestabes Kota Surabaya, dan berbagai unsur organisasi kemahasiswaan.
Turut hadir pula Dr. Suli Da’im, S.Pd, SM, MM, Anggota Komisi E DPRD Jatim, Bendahara Umum DPP IMM, Ketua Umum DPD IMM Jawa Timur, serta sejumlah tokoh Muhammadiyah dan tamu undangan lainnya.
Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menegaskan posisi strategis Musycab IMM sebagai ruang konsolidasi mahasiswa sekaligus forum gagasan pembangunan daerah.
Salah satu momen penting dalam pembukaan Musycab IMM Kota Surabaya adalah ajakan langsung Wali Kota Eri Cahyadi, kepada Umsura untuk menjalin kolaborasi dalam pemanfaatan panel surya di berbagai ruang publik Kota Surabaya.
Eri menegaskan, Surabaya memiliki potensi besar untuk mengembangkan energi terbarukan, khususnya tenaga surya, sebagai bagian dari upaya menekan emisi karbon dan meningkatkan kualitas lingkungan hidup.
“Surabaya harus bergerak menuju kota yang lebih ramah lingkungan. Pemanfaatan panel surya adalah langkah nyata yang bisa diterapkan di taman-taman kota, jalan, hingga gedung-gedung pemerintahan. Kami berharap Umsura dapat menjadi mitra strategis dalam pengembangan dan penerapan teknologi ini,” ujar Eri.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi menjadi kunci dalam menghadirkan solusi inovatif yang berbasis riset dan kebutuhan riil masyarakat.
Dengan dukungan akademisi, Pemkot Surabaya optimistis transformasi menuju kota hijau dapat berjalan lebih cepat dan terukur.
Rektor Umsura Dr. Mundakir, menyambut positif ajakan tersebut dan menyatakan kesiapan Umsura untuk terlibat aktif dalam kolaborasi pemanfaatan energi terbarukan, khususnya panel surya.

“Kami di Umsura sangat terbuka dan berkomitmen untuk berkolaborasi dalam pengembangan teknologi yang memberi manfaat luas bagi masyarakat. Pemanfaatan panel surya sejalan dengan visi kami dalam pengembangan ilmu pengetahuan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat,” ungkap Mundakir.
Dia menegaskan, kolaborasi ini tidak hanya berdimensi teknis, tetapi juga edukatif. Umsura siap berkontribusi melalui riset, pengembangan teknologi, hingga pendampingan implementasi di lapangan.
“Sebagai bagian dari Perguruan Tinggi Muhammadiyah, kami memiliki tanggung jawab moral dan akademik untuk menghadirkan solusi atas tantangan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan,” tambahnya.
Lebih jauh, Mundakir membuka peluang perluasan kerja sama tidak hanya terbatas pada energi terbarukan.
Dia menyebutkan sejumlah bidang potensial lain seperti pengembangan smart city, riset keberlanjutan, hingga penguatan sumber daya manusia yang adaptif terhadap tantangan global.
Kolaborasi ini juga dinilai memberikan ruang pembelajaran langsung bagi mahasiswa Umsura. Melalui keterlibatan dalam proyek-proyek nyata bersama Pemkot Surabaya, mahasiswa dapat mengasah kompetensi, kepemimpinan, dan kepedulian sosial.
“Mahasiswa tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga terlibat langsung dalam proses pembangunan kota. Ini adalah bentuk nyata kontribusi dunia akademik bagi masyarakat,” tegasnya. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments