Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSURA) kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak calon guru profesional melalui penyerahan mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Calon Guru Gelombang I Tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di SDN Banyu Urip III/364 yang beralamat di Jalan Banyu Urip Kidul IV No. 17, Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya, Kamis (5/2/2026).
Acara penyerahan dimulai tepat pukul 09.00 WIB dan berlangsung dengan khidmat namun penuh kehangatan. Penyerahan mahasiswa dilakukan secara resmi oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Idhoofiyatul Fatin, S.Pd., M.Pd., dosen Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Pendidikan, Komunikasi, dan Sains UMSURA.
Sebanyak lima mahasiswa Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Calon Guru Gelombang I Tahun 2026 diserahkan untuk melaksanakan PPL, yaitu Royani Dwi Puspandoyo, Nur Fauziatul Azkiyak, Reghina Rizky Shofiyani, Risma Nurfatmawanda, dan Zela Salsabila. Kelimanya akan menjalani PPL terbimbing selama satu semester penuh sebagai bagian penting dari proses akademik dan profesional mereka.
Dalam sambutannya, Idhoofiyatul Fatin menitipkan kelima mahasiswa tersebut kepada pihak sekolah untuk mendapatkan bimbingan dan arahan secara maksimal. Ia menegaskan bahwa menjadi guru profesional bukanlah proses yang instan, melainkan membutuhkan latihan, kesungguhan, serta pendampingan yang berkelanjutan.
“Mohon bimbingan dan arahan dari Ibu Kepala Sekolah dan guru pamong untuk mahasiswa kami. Menjadi guru profesional tidaklah mudah. Mahasiswa harus melaksanakan praktik mengajar terbimbing disertai kelengkapan perangkat pembelajaran serta administrasi penunjang,” ujar Fatin, sapaan akrab DPL.
Ia juga menambahkan bahwa pelaksanaan PPL ini berlangsung selama satu semester, sehingga mahasiswa wajib mengikuti seluruh jadwal dan aturan yang telah ditetapkan oleh sekolah mitra.
Calon Guru Profesional
Sambutan hangat disampaikan oleh Kepala SDN Banyu Urip III/364, Siti Fatimah, M.Pd. Dengan kelembutan dan jiwa keibuannya, ia menyambut rombongan UMSURA sekaligus menyatakan kesiapan sekolah dalam mendampingi para calon guru profesional.
“Merupakan kehormatan bagi sekolah kami dipercaya menjadi mitra UMSURA. Kami siap mendampingi adik-adik mahasiswa selama satu semester penuh. Bimbingan akan dilakukan secara langsung oleh guru pamong kami, Ibu Vivien Harianika Putri, S.Pd.,” ungkap Siti Fatimah sambil memperkenalkan guru pamong.
Suasana semakin akrab saat sesi perkenalan mahasiswa yang diwakili oleh Royani Dwi Puspandoyo. Interaksi hangat antara mahasiswa, DPL, guru pamong, dan kepala sekolah serta seluruh guru yang hadir menciptakan atmosfer kekeluargaan yang menenangkan sekaligus membangun kepercayaan diri para mahasiswa.
PPL terbimbing pada semester pertama ini diharapkan menjadi pengalaman berharga bagi calon guru profesional. Berdasarkan jadwal yang telah disampaikan, mahasiswa akan mengikuti perkuliahan di kampus setiap hari Senin dan Selasa, sementara praktik PPL di sekolah dilaksanakan pada hari Rabu hingga Jumat.
Melalui PPL ini, mahasiswa tidak hanya belajar mengajar di kelas, tetapi juga memahami kultur sekolah, manajemen pembelajaran, serta nilai-nilai profesionalisme guru yang sesungguhnya. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments