Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

UMY Siap Cetak Generasi Taqmili di OSDI 2025

Iklan Landscape Smamda
UMY Siap Cetak Generasi Taqmili di OSDI 2025
Suasana sportorium UMY pada agenda OSDI 2025. (Tim PDD OSDI/PWMU.CO)
pwmu.co -

Ribuan mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) memadati Sportorium kampus, Selasa (23/9/2025).

Para mahasiswa baru tersebut mengikuti rangkaian kegiatan Orientasi Studi Dasar Islam (OSDI) 2025 yang mengusung tema “Literasi Islam Menuju Lentera Kehidupan yang Berkeadaban” dengan tagline “Generasi Taqmili berjiwa Qur’ani, bergerak penuh sinergi”.

Acara dibuka dengan penampilan memukau seni bela diri Tapak Suci Putera Muhammadiyah, disusul lantunan lagu “Terbaik Untukmu” oleh Band FASKHO IMM FAI UMY.

Musikalisasi puisi “Surat untuk Ibu” karya Joko Pinurbo turut menghadirkan nuansa reflektif. Suasana semakin khidmat ketika seluruh hadirin menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Mars Muhammadiyah, dan Mars UMY.

Spirit Profetik dan Tasamuh

Ketua pelaksana OSDI 2025, Muhammad Fauzan Abdillah, menekankan pentingnya keberanian dan keluasan ilmu.

“Tahun ini spesial, dari lebih 4.500 peserta, terdapat 40 mahasiswa non-muslim yang ikut serta, fakta ini menunjukkan bahwa kampus Muhammadiyah adalah kampus inklusif, terbuka bagi siapa saja, membawa kebermanfaatan untuk siapa saja,” ungkapnya.

Senada, Ketua Koorkom IMM UMY, Immawan Fajar Galuh Laksono menyampaikan bahwa perbedaan bukanlah penghalang, melainkan jalan menuju kesempurnaan.

“Dengan perbedaan kita menemukan keistimewaan, dan dari perbedaan itu hendaknya dilandasi dengan spirit tasabuq, berlomba dalam amal kebajikan sebagaimana yang tertuang pada Ali Imran ayat 104,” ujarnya.

Direktur Direktorat AIK UMY, Taufiqur Rahman, S.IP, MA, Ph.D., menambahkan pentingnya literasi Islam di tengah arus informasi. Ia mengutip Al-Alaq 1–5 sebagai dasar pentingnya membaca, memahami, dan menyaring pengetahuan.

Ia pula menandaskan mengenai sakralnya akhlak dalam mencari ilmu, beliau mengutip penggalan Hikam dari al Imam As-Syaafi’i, “Ilmu adalah cahaya. Cahaya Allah tidak akan diberikan kepada mereka yang bergelimang maksiat,” tegasnya.

Rektor UMY: Rumah Bagi Semua

Iklan Landscape UM SURABAYA

Rektor UMY, Prof. Dr. Achmad Nurmandi, M.Sc., menyampaikan bahwa tahun ini UMY menerima 42 mahasiswa internasional dan 40 mahasiswa non-muslim.

“Muhammadiyah berdiri untuk memberi manfaat bagi seluruh umat manusia, bukan hanya sebatas umat muslim, namun juga menebar kebermanfaatan bagi umat manusia,” terangnya.

Ia menegaskan semangat kebermanfaatan dan kebangsaan menjadi ruh utama OSDI 2025. “UMY adalah rumah bagi siapa pun, demi tujuan kemanusiaan dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Dari sini kita ingin melahirkan calon pemimpin yang tercerahkan dan visioner,” ujarnya.

Sebagai tanda dibukanya acara, Rektor memukul gong diiringi tepuk tangan meriah ribuan mahasiswa baru.

Pesan DPP IMM: Berani Berjuang

Perwakilan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) IMM dalam sambutannya mengingatkan mahasiswa untuk menjadikan kampus bukan sekadar tempat belajar, tetapi juga ruang perjuangan.

“UMY ini adalah tempat saya dan anda semua jatuh cinta pada ilmu, perjuangan, dan kehidupan. Beranilah menggugat, jadikan kampus forum berpikir bebas dan bebas berpikir, dan jangan biarkan kawanmu berjuang sendirian,” pesannya.

Ia menekankan, generasi Z menghadapi tantangan sosial-ekonomi yang berat. “sejatinya, tugas seorang manusia ialah berjuang, hingga akhir hayat menjadi jiwa-jiwa yang tenang, ridha dan diridhai.”

Acara OSDI 2025 pun resmi dimulai, menjadi langkah awal mahasiswa baru UMY dalam mengarungi perjalanan intelektual, spiritual, dan kebangsaan.(*)

Penulis:

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu