Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Upacara Pembukaan Hizbul Wathan SMP Muhammadiyah 13 Kalen Tekankan Tanggung Jawab dan Kedisiplinan

Iklan Landscape Smamda
Upacara Pembukaan Hizbul Wathan SMP Muhammadiyah 13 Kalen Tekankan Tanggung Jawab dan Kedisiplinan
Foto Materi Latihan Upacara pembukaan latihan hizbul wathan smp muhammadiyah 13 kalen. Foto: Amalia Kusuma Citra/PWMU.CO
pwmu.co -

Kegiatan Latihan Ekstrakurikuler Hizbul Wathan SMP Muhammadiyah 13 Kalen diawali dengan penyampaian materi Upacara Pembukaan Latihan yang dilaksanakan pada Rabu (4/2/2026), bertempat di lapangan sekolah SMP Muhammadiyah 13 Kalen.

Materi tersebut disampaikan langsung oleh Ramanda M. Arief Andriansyah, Pembina Hizbul Wathan SMP Muhammadiyah 13 Kalen, dengan tujuan memberikan pemahaman mendasar kepada peserta didik mengenai tata cara upacara pembukaan latihan Hizbul Wathan yang benar, tertib, dan sesuai ketentuan.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa yang tergabung dalam ekstrakurikuler Hizbul Wathan. Sejak awal kegiatan, para peserta tampak antusias dan memperhatikan setiap penjelasan yang disampaikan oleh pembina.

Materi upacara pembukaan ini menjadi bagian penting dalam pembinaan karakter siswa, khususnya dalam menanamkan nilai tanggung jawab, kedisiplinan, serta kerja sama antaranggota.

Dalam penyampaian materinya, Ramanda M. Arief Andriansyah menekankan bahwa upacara atau apel pembukaan latihan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari proses pendidikan yang memiliki makna dan tujuan.

“Upacara pembukaan latihan Hizbul Wathan harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan kedisiplinan, baik oleh petugas upacara maupun oleh seluruh peserta. Dari sinilah karakter disiplin dan tanggung jawab itu dilatih,” jelas Ramanda Arief di hadapan para siswa.

Ia juga menambahkan bahwa setiap petugas upacara memiliki peran penting yang saling berkaitan. Kesalahan satu petugas dapat memengaruhi jalannya seluruh rangkaian upacara. Oleh karena itu, diperlukan keseriusan dan kesiapan dari seluruh pihak yang terlibat.

Foto Materi Latihan Upacara pembukaan latihan hizbul wathan smp muhammadiyah 13 kalen. Foto: Amalia Kusuma Citra/PWMU.CO

Selain membahas tata cara upacara, Ramanda Arief juga menyampaikan materi mengenai golongan dalam Hizbul Wathan. Ia menjelaskan bahwa dalam kepanduan Hizbul Wathan, setiap anggota dikelompokkan berdasarkan usia. Untuk siswa SMP dengan rentang usia 11–15 tahun, mereka termasuk dalam Golongan Pengenal.

“Anak-anakku semua, kalian yang berusia 11 sampai 15 tahun ini masuk dalam Golongan Pengenal. Maka bentuk upacara atau pembukaan latihan Hizbul Wathan yang kita gunakan adalah dengan membentuk barisan angkare,” ungkapnya.

Setelah penyampaian materi secara teori, kegiatan dilanjutkan dengan sesi praktik. Ramanda Arief secara langsung melatih setiap petugas upacara atau apel, mulai dari pemimpin upacara, pembaca doa, hingga petugas lainnya. Para siswa diarahkan untuk mempraktikkan susunan upacara pembukaan latihan Hizbul Wathan sesuai dengan ketentuan yang telah dijelaskan sebelumnya.

Dalam proses latihan, siswa tampak serius dan fokus mengikuti arahan pembina. Setiap kesalahan yang muncul langsung dievaluasi dan diperbaiki bersama, sehingga peserta dapat memahami dengan baik peran masing-masing.

“Coba ulangi lagi dengan lebih tegas dan percaya diri. Ingat, kalian adalah petugas upacara, maka sikap dan suara harus mencerminkan kedisiplinan,” ujar Ramanda Arief saat memberikan arahan kepada salah satu petugas.

Menariknya, setelah dilakukan tiga kali praktik, para peserta dinilai sudah mampu melaksanakan upacara atau apel pembukaan latihan Hizbul Wathan dengan baik dan tertib. Hal ini menunjukkan bahwa siswa SMP Muhammadiyah 13 Kalen memiliki daya tangkap yang baik serta kesungguhan dalam mengikuti materi yang diberikan.

Salah satu pembina pendamping Ramanda Yudi juga mengapresiasi keseriusan para peserta dalam mengikuti latihan.

“Alhamdulillah, anak-anak sangat memperhatikan materi yang disampaikan. Dalam tiga kali praktik, mereka sudah mampu melaksanakan upacara pembukaan dengan cukup baik,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa tidak hanya memahami teknis pelaksanaan upacara, tetapi juga mampu menginternalisasi nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepemimpinan dalam kehidupan sehari-hari. Materi upacara pembukaan latihan ini menjadi bekal penting bagi peserta Hizbul Wathan dalam mengikuti kegiatan-kegiatan selanjutnya.

Dengan terselenggaranya materi dan praktik upacara pembukaan latihan Hizbul Wathan ini, SMP Muhammadiyah 13 Kalen terus berkomitmen memberikan pembinaan yang optimal kepada peserta didik melalui kegiatan ekstrakurikuler yang mendidik, terarah, dan berkarakter.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu