Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Upaya Meraih Kemenangan dengan Berlomba

Iklan Landscape Smamda
Upaya Meraih Kemenangan dengan Berlomba
Potret Hilman Sueb kontributor PWMU (Istimewa/PWMU.CO)
Oleh : Hilman Sueb Pembina Pesantren Muhammadiyah Babat, Lamongan
pwmu.co -

Berlomba apa saja tentu membutuhkan persiapan dan tidak dapat dilakukan secara spontan. Tujuan berlomba adalah meraih kemenangan sekaligus menambah pengalaman.

Kemenangan diperoleh melalui perjuangan, tanpa perjuangan tak akan ada kemenangan. Berjuang menjadi syarat mutlak untuk meraih kemenangan. Orang yang ikut berjuang akan merasakan kenikmatan kemenangan dengan arti yang sesungguhnya, sedangkan yang tidak ikut berjuang mungkin hanya gembira dan senang saja.

Allah Subhaanahu wa Ta’ala mengingatkan orang yang beriman agar berlomba dalam kebaikan, sebab semua orang memiliki prinsip dan arah hidup sendiri (baca: QS. Al-Baqarah: 148). Perintah berlomba dalam kebaikan berarti berjuang untuk mencapai kemenangan yang disertai pengorbanan sebagai persiapan menghadapi tantangan.

Tafsir Al-Muyassar menerangkan, “Dan bagi tiap-tiap umat ada kiblat yang masing-masing darinya menghadap kepadanya dalam ibadah shalatnya, maka bersegeralah – wahai orang-orang yang beriman – untuk berlomba dalam mengerjakan amal-amal sholeh yang disyariatkan Allah untuk kalian dalam Islam. Dan Allah akan menghimpun kalian semua pada hari kiamat dari daerah mana pun kalian berada. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.”

Dalam kehidupan yang sangat singkat ini, kemenangan yang lazim disebut kesuksesan memang tidak terlepas dari perjuangan dan pengorbanan yang harus dilakukan.

Tanpa keduanya, kesuksesan tidak akan terwujud. Dari sini tampaklah bahwa perjuangan dan pengorbanan tidak dapat dipisahkan untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan.

Kata-kata yang tersusun indah tidaklah cukup. Sedikit bicara banyak kerja, itulah persiapan bagi yang ikut berlomba agar tujuan dapat tercapai. Kesungguhan harus dilakukan.

Pepatah Arab mengatakan man jadda wa jada yang artinya siapa yang bersungguh-sungguh pasti akan mendapatkan hasilnya.

Berlomba memerlukan kesungguhan, bukan sekadar sadar sedang berlomba, asal ikut saja tanpa persiapan dan tanpa target. Meskipun demikian, ikut berlomba itu sendiri dapat dikatakan sudah menang.

Namun, wajib dilakukan dengan sungguh-sungguh, sportif, dan disiplin sebagaimana diajarkan Islam. Tidak boleh menjadi pemenang dengan cara mencederai lawan, menipu, maupun bermain curang.

Dalam QS. Al-Baqarah ayat 200–201 disebutkan, ada sebagian manusia yang hanya ingin meraih kemenangan, kesuksesan, dan kebahagiaan di dunia. Mereka bekerja keras disertai doa untuk mendapatkannya. Sebagian manusia lainnya berharap meraih kemenangan, kesuksesan, dan kebahagiaan tidak hanya di dunia saja, tetapi juga di akhirat kelak. Mereka pun bekerja keras disertai doa untuk meraihnya.

Bagi hamba yang beriman, pasti ada kesadaran untuk menempuh jalan yang hakiki. Dunia ini dijadikan ladang amal sholeh sebagai bekal masa depan di akhirat.

Sebagai motivasi diri, bahwa keletihan, kepayahan, dan kesungguhan yang memerlukan energi untuk menggapai ridha Allah Subhaanahu wa Ta’ala, semuanya berpahala.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu