
PWMU.CO – SD Muhammadiyah 1 Paiton terus berkomitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui kegiatan Upgrading Guru yang bertema “Mendidik Sepenuh Hati dengan Joyful Learning” dengan narasumber hebat, Dr Muhammad Masykur AG MPsi, Direktur Training of Educational Development and Psychology (Psychology Care Malang).
Acara yang berlangsung pada Sabtu (1/2/2025) ini bertujuan untuk menginspirasi para pendidik dalam menciptakan lingkungan belajar yang penuh keceriaan dan inovasi.
Melalui kolaborasi dan partisipasi aktif, peserta akan diajak untuk menggali kreativitas dan memanfaatkan pengalaman praktis dalam proses pembelajaran dengan pendekatan yang menyenangkan.
Lebih lanjut, hal ini guna mempersiapkan generasi yang berakhlaq, berwawasan global, Qurani dan berprestasi sesuai dengan visi sekolah. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru KB-TK ABA dan SD Muhammadiyah 1 Paiton dengan jumlah total 50 peserta.
Juwariyah SSi MPd, Direktur Sekolah Riset SD MUTU Paiton membuka sambutannya dengan menyapa para peserta yang luar biasa semangat berangkat untuk menimba ilmu.
Ia menyampaikan bahwa pada abad 21 ini kemampuan guru tidak hanya secara kognitif saja namun juga secara spiritual dan sosial emosionalnya. Sehingga dengan adanya kegiatan ini bisa memberikan pemahaman kepada para pendidik bagaimana mendidik dengan sepenuh hati melalui pendekatan joyful learning.
Dilanjutkan dengan materi yang disampaikan oleh Dr M Masykur AG MPsi, ia menjelaskan bahwa menerapkan joyful learning harus dimulai dari diri sendiri dengan manajemen stress dan keseimbangan hidup (sehat lahir, batin, hati, dan otak).
“Jika diri kita sudah memiliki keseimbangan hidup, maka pendekatan joyful learning itu akan sangat mudah untuk diterapkan dalam pembelajaran,” ujarnya.

Tips praktis manajemen stress dan keseimbangan hidup yaitu membuat jadwal do’a dan dzikir, melakukan olahraga rutin, tidur cukup (7-8 jam), makan makanan seimbang, dan berkomunikasi efektif dengan keluarga dan teman.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa penerapan pendekatan dalam joyful learning ini adalah menggunakan KISS ME, yaitu:
- Kreativitas (prakarya, seni dan kerajinan)
- Imajinasi (role play, menggambar, melukis, psikodrama)
- Sosialisasi (bermain sosial, belajar sosial, sosiodrama)
- Spiritual (keteladanan, karakter, shalat, mengaji, dzikir)
- Musik (bermain musik, bernyanyi, dan mendengarkan musik)
- Emosi (bermain, belajar sosial, pembiasaan karakter, pengaturan nutrisi/gizi)
Melalui pendekatan ini, diharapkan guru-guru mampu membentuk siswa dengan profil yang seimbang, menggabungkan kemampuan intelektual, emosional, dan fisik, sehingga menghasilkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berakhlak, kreatif, mandiri, dan siap menghadapi tantangan dunia yang terus berkembang.
Dalam kesempatan yang sama, kegiatan ini dilanjutkan dengan konseling psikologi perkembangan anak berkebutuhan khusus yang sudah menjadi agenda rutin program inklusi.
Kegiatan ini dilakukan untuk membahas perkembangan peserta didik berkebutuhan khusus, yang diikuti oleh wali murid peserta didik inklusi, guru shadow, dan guru pendamping khusus.
Harapan kami semoga kegiatan konsultasi ini juga senantiasa memberikan manfaat yang baik untuk pengembangan program inklusi di Sekolah Riset SD MUTU Paiton.
Penulis Irhamni Lailatul Maghfiroh Editor ‘Aalimah Qurrata A’yun





0 Tanggapan
Empty Comments