Kepala SMK Muhammadiyah 1 Blitar, Ustadz Ariefudin Widhianto, M.Pd., mengisi kajian keislaman di Masjid At-Taqwa Muhammadiyah Dusun Subontoro, Desa Kebonduren, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, pada Jumat (16/1/2026) ba’da maghrib.
Kajian yang diikuti oleh jamaah dari berbagai kalangan tersebut mengangkat tema “Bahaya Perilaku Kekafiran yang Tidak Disadari dalam Kehidupan Sehari-hari.” Tema ini dipilih sebagai bentuk pengingat agar umat Islam senantiasa waspada terhadap sikap, ucapan, dan perilaku yang berpotensi menggerus keimanan tanpa disadari.
Dalam pemaparannya, Ustadz Ariefudin menjelaskan bahwa kekafiran tidak selalu muncul dalam bentuk penolakan terang-terangan terhadap ajaran Islam.
“Banyak perilaku yang tampak biasa, bahkan dianggap lumrah, namun sejatinya bisa mengarah pada kekafiran jika tidak disertai ilmu dan kesadaran iman,” tegasnya.
Ia mencontohkan sikap meremehkan syariat Allah, menganggap remeh dosa, bergantung sepenuhnya pada selain Allah tanpa ikhtiar dan tawakal, serta ucapan-ucapan yang melecehkan ajaran agama. Menurutnya, hal-hal tersebut sering dilakukan tanpa niat buruk, tetapi tetap berbahaya bagi akidah.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya menjaga lisan, hati, dan perbuatan sebagai wujud keimanan.
“Iman bukan hanya diyakini di hati, tetapi harus tercermin dalam sikap dan perilaku sehari-hari. Di sinilah pentingnya ilmu dan terus belajar agama,” ujarnya.
Kajian berlangsung khidmat dan interaktif. Jamaah tampak antusias menyimak materi yang disampaikan dengan bahasa sederhana namun mendalam. Di akhir kajian, Ustadz Ariefudin mengajak jamaah untuk selalu melakukan muhasabah diri dan memperkuat tauhid sebagai fondasi utama kehidupan seorang Muslim.
Takmir Masjid At-Taqwa Muhammadiyah Subontoro menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan tausiyah yang diberikan. Mereka berharap kajian semacam ini dapat terus berlanjut sebagai sarana pembinaan keimanan dan penguatan ideologi Islam berkemajuan di tengah masyarakat.






0 Tanggapan
Empty Comments