
PWMU.CO – Majelis Tabligh PCM Semampir kembali menyelenggarakan Pengajian Fajar Shodiq, Ahad (3/8/2025). Kegiatan ini digelar ba’da salat Subuh di Masjid Al-Ikhlas, wilayah Semampir.
Pengajian diawali dengan salat Subuh berjamaah. Selanjutnya, tausiyah disampaikan oleh Ustadz Drs H Imam Soebari dengan tema Usaha Memakmurkan Masjid.
Dalam ceramahnya, Ustadz Imam mengajak jamaah untuk menjadikan masjid sebagai rumah kedua, bukan sekadar tempat singgah. Ia menyampaikan bahwa masjid adalah pusat spiritual yang seharusnya menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan umat Islam.
Mengutip surat At-Taubah ayat 18, beliau menjelaskan lima ciri orang yang benar-benar memakmurkan masjid, yaitu beriman kepada Allah dan hari akhir, mendirikan salat, menunaikan zakat, serta hanya takut kepada Allah.
“Inilah karakter pemakmur masjid menurut Al-Quran. Bukan sekadar hadir, tapi juga berkontribusi aktif secara spiritual dan sosial,” ujarnya.
Beliau juga menekankan pentingnya memakmurkan masjid tidak hanya dari sisi fisik, melainkan juga melalui aktivitas keagamaan seperti salat berjamaah, pengajian, tadarus, dan kegiatan sosial yang terus berjalan setiap hari.
Dalam kesempatan itu, Ustadz Imam juga menyoroti kebiasaan memakai sandal milik orang lain tanpa izin yang masih terjadi di masjid. “Sekecil apa pun mengambil hak orang lain tanpa izin tetap berdosa,” tegasnya.
Ia mencontohkan gaya dakwah ringan KH Ahmad Dahlan yang dikenal dengan pendekatan ngaji enteng-entengan. Menurutnya, dakwah dan kegiatan masjid tidak harus dimulai dengan hal besar, tetapi cukup dimulai dari yang kecil secara istiqamah dan berdampak.
Menutup tausiyahnya, beliau mengajak jamaah untuk aktif memakmurkan masjid dan menjadikannya sebagai tempat ibadah, belajar, dan mempererat ukhuwah.
“Akhirat adalah tujuan luhur kita. Mari jadikan masjid sebagai rumah spiritual dan poros kehidupan kita bersama,” ajaknya. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments