Darul Arqam Nasyiatul Aisyiyah (DANA) II yang diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Lamongan Wilayah Kerja (Wilker) II berlangsung di Pondok Pesantren An-Nur Muhammadiyah Karanggeneng pada Sabtu–Ahad (27–28/12/2025). Wilker II meliputi PCNA Karanggeneng, Turi, Glagah, dan Kalitengah.
Salah satu pemateri dalam kegiatan tersebut adalah Uswatun Chasanah, S.E., S.Pd., M.Pd. Ia menyampaikan materi bertajuk Nasyiatul Aisyiyah sebagai Gerakan Sosial dan Perkaderan Aisyiyah.
Uswatun merupakan lulusan S2 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) tahun 2025, Kepala Sekolah TK Media Cinta Ilmu Lamongan, Wakil Ketua PDA Lamongan Korbid MPK dan MHH periode 2022–2027, serta Wakil Ketua Majelis Pendidikan Kader (MPK) SDI PDM Lamongan periode 2022–2027.
Dalam pemaparannya, Uswatun menegaskan bahwa Nasyiatul Aisyiyah merupakan gerakan sosial perempuan muda yang menyalakan perubahan melalui ilmu, kepedulian, dan dakwah Islam berkemajuan. Nasyiatul Aisyiyah hadir sebagai cahaya yang memberdayakan dan membawa manfaat nyata bagi umat dan masyarakat.
Ia mengutip Surah An-Nahl ayat 97 sebagai landasan ideologis dan spiritual gerakan. Ayat tersebut menjanjikan kehidupan yang baik dan balasan terbaik bagi siapa pun yang beramal saleh, baik laki-laki maupun perempuan.

Menurutnya, ayat ini menjadi penyemangat penting bagi kader Nasyiatul Aisyiyah untuk terus berkiprah, meskipun di tengah kesibukan mengurus keluarga maupun menjalani profesi.
“Allah Swt. tidak membedakan laki-laki dan perempuan dalam memberi ganjaran atas amal saleh. Inilah energi ruhani yang harus terus menghidupkan gerakan kader Nasyiatul Aisyiyah,” ujarnya.
Lebih lanjut, Uswatun menjelaskan bahwa perkaderan Aisyiyah dan Nasyiatul Aisyiyah bukan sekadar proses formal, tetapi upaya menanamkan nilai ideologi, karakter kepemimpinan, serta kepekaan sosial. Kader diharapkan tidak hanya aktif dalam organisasi, tetapi juga mampu hadir sebagai solusi atas persoalan umat.
Ia juga menekankan pentingnya keseimbangan antara ketegasan dalam memimpin dan kelembutan dalam mengasuh, sejalan dengan motto hidup yang ia pegang, “Tetap kokoh, tetap lembut, memimpin dengan ketegasan, mengasuh dengan kasih.”
Melalui DANA II ini, Uswatun berharap kader-kader Nasyiatul Aisyiyah Wilker II semakin memahami jati diri organisasi sebagai gerakan sosial perempuan muda yang berkemajuan, serta siap melanjutkan estafet kepemimpinan dengan landasan iman, ilmu, dan kepedulian sosial.





0 Tanggapan
Empty Comments