Libur sekolah tidak dimanfaatkan Nafisa Muthmainnah Irawan untuk bersantai. Siswi kelas X SMA Negeri 11 Surabaya ini justru kembali aktif berlatih dan bertanding pada cabang olahraga pencak silat setelah sempat vakum demi fokus menghadapi ujian sekolah.
Atlet Tapak Suci Putera Muhammadiyah tersebut sukses menorehkan prestasi dengan meraih Juara III pada kategori tanding kelas H Remaja Putri dalam Unesa Pencak Silat Challenge Competition III, Jumat-Ahad (19–21/12/2025).
Capaian tersebut semakin lengkap dengan keberhasilan Nafisa mengikuti kenaikan tingkat Tapak Suci yang dilantik secara khidmat pada Ahad (28/12/2025) di Masjid Al-Huda Sambiroto. Prosesi ini digelar bersamaan dengan Musyawarah Cabang Bersama yang turut dihadiri Ketua II Tapak Suci Pimda 06 Surabaya.
Nafisa dikenal sebagai atlet jalur prestasi sejak menempuh pendidikan di SD Muhammadiyah 14 hingga SMP Negeri 20 Surabaya.
Meski sempat menghentikan latihan untuk sementara waktu, kemampuan teknik, fisik, dan mental bertandingnya tetap terjaga saat kembali ke arena.
“Setelah fokus ujian, saya ingin langsung kembali berlatih dan bertanding. Alhamdulillah bisa meraih juara dan naik tingkat. Ini menjadi motivasi untuk terus menjaga prestasi, baik di sekolah maupun di pencak silat,” ujar Nafisa, atlet yang berlatih di Tapak Suci Cabang Sambikerep.
Pelatih Tapak Suci Cabang Sambikerep, Muhamad Febrianto, memberikan apresiasi atas pencapaian anak didiknya tersebut. Menurutnya, prestasi yang diraih Nafisa menunjukkan kedisiplinan dan konsistensi yang patut dicontoh oleh atlet pelajar lainnya.
“Vakum sementara tidak membuat Nafisa kehilangan kualitas. Saat kembali bertanding di Unesa Pencak Silat Challenge Competition III, ia mampu menunjukkan mental tanding yang baik dan semangat juang yang tinggi. Ini bukti bahwa manajemen waktu antara sekolah dan olahraga bisa berjalan seimbang,” ujar Muhamad Febrianto.
Ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi pemacu semangat bagi atlet muda lainnya untuk tetap produktif dan berprestasi, khususnya di lingkungan Tapak Suci.
Langkah Nafisa Muthmainnah Irawan menjadi bukti bahwa liburan sekolah dapat dimanfaatkan sebagai momentum positif untuk mengembangkan potensi diri, mengasah mental juara, serta membangun kedisiplinan demi masa depan yang lebih baik.






0 Tanggapan
Empty Comments