Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Veteran Asal Banyuwangi Ini Menangis Haru saat Dikunjungi Siswa SMA Muha Genteng

Iklan Landscape Smamda
Veteran Asal Banyuwangi Ini Menangis Haru saat Dikunjungi Siswa SMA Muha Genteng
Reyhan berfoto bersama Veteran asal Banyuwangi, IGB Sudharma (Alib/PWMU.CO)
pwmu.co -

Rasa haru tak terbendung hingga air mata menetes saat seorang veteran asal Banyuwangi, IGB Sudharma, dikunjungi oleh salah satu cucu veteran dari Dusun Jalen, Desa Setail, Kecamatan Genteng, yakni Reyhan Iftitan Ramadhanu, bersama komunitas Gotong Royang 45 di kediamannya yang terletak di Perumahan Asri, Kalipuro, Banyuwangi pada Sabtu (9/8/2025).

Reyhan, saat ini merupakan siswa kelas X di SMA Muhammadiyah 2 (SMA Muha) Genteng, Banyuwangi. Dari garis keturunan ayahnya, Reyhan adalah cucu dari seorang veteran bernama Soelaiman Ismail. Rasa bangga memiliki kakek seorang pejuang selalu ditunjukkan oleh Reyhan, salah satunya dengan mengenakan seragam veteran setiap bulan Agustus, terutama saat mengikuti acara Renungan Suci yang digelar oleh Pemerintah Desa Setail.

Kisah pertemuan haru ini berawal dari sebuah pesan singkat yang dikirim oleh Ketua Komunitas Gotong-Royong 45, Bung Aguk.

Komunitas ini menaungi Sanggar Merah Putih, Jaringan Radio Komunitas dan Broadcast Banyuwangi (JRKBB), Asosiasi Usaha Mikro Kecil dan Koperasi, serta bekerja sama dengan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) dan sejumlah mitra media. Mereka berkomitmen untuk terus menghadirkan ruang bagi para veteran agar kisah perjuangan mereka tidak lekang oleh waktu.

“Kami ingin kisah para pejuang tetap hidup dan dikenang,” ujar Aguk yang juga merupakan anak seorang veteran.

Usai shalat Dhuhur, Reyhan didampingi oleh ibunya dan rombongan dari Komunitas Gotong-Royong 45, media Sastrawacana.id, Jurnalnews, dan Penerbit Lintang, berkunjung ke kediaman IGB Sudharma, seorang veteran yang kini telah berusia hampir 80 tahun. Dalam suasana penuh kehangatan, banyak kisah sejarah yang dibagikan oleh IGB Sudharma, terutama pengalamannya saat bertugas di garis depan bersama Prabowo (saat itu masih bertugas di militer) di Timor Timur.

Suasana menjadi semakin emosional saat IGB Sudharma membacakan sebuah puisi karyanya sendiri yang berjudul “Balada Seorang Veteran”.

“Puisi ini saya tulis untuk semua pejuang yang pernah merasakan dinginnya malam dan panasnya peluru demi negeri ini,” tuturnya penuh haru.

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

Di tengah pembacaan puisi, air mata IGB Sudharma tak terbendung, mengalir pelan seiring dengan dalamnya makna yang terkandung dalam bait-bait puisinya.

Suasana haru itu kemudian dilanjutkan dengan pembacaan puisi oleh Reyhan, yang membawakan karya Toto Sudarto Bahtiar berjudul “Pahlawan Tak Dikenal”. Keheningan menyelimuti ruangan, hingga akhirnya IGB Sudharma tampak menyeka air matanya dengan tisu yang dibawakan oleh sang istri.

Prajurit Wanita Tangguh

Usai berkunjung ke kediaman IGB Sudharma, rombongan melanjutkan perjalanan ke Perumahan Brawijaya Cevila Indah, tempat tinggal prajurit wanita Mayor Saimah SHub Int. Mayor Saimah pernah bertugas di Lebanon sebagai bagian dari Satgas Indobatt XXIII-H United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) pada tahun 2014 dan menjabat sebagai Pasi Cimic.

Kemudian, pada tahun 2022, ia mengemban amanah sebagai staf militer PBB (UN Military Staff) dalam misi Multi-Dimensional Integrated Stabilization Mission in Central African Republic (MINUSCA) di wilayah Central Asia Pacific.

Reyhan berfoto bersama Mayor Saimah SHub nt (Alib/PWMU.CO)

Meski dikenal sebagai sosok militer yang tegas, Mayor Saimah memiliki sisi seni yang kuat. Di balik ketegasannya, ia juga dikenal feminim, gemar menari, dan menulis puisi. Salah satu karyanya yang berjudul “Masa Transisi” dibacakan dengan lantang dan penuh penghayatan. Usai pembacaan puisinya, giliran Reyhan membawakan puisi Bung Karno yang berjudul “Aku Melihat Indonesia”, menambah suasana menjadi semakin khidmat dan penuh semangat kebangsaan.

Kehangatan dan keakraban yang terjalin membuat waktu terasa singkat. Tanpa terasa, jarum jam telah menunjukkan pukul 17.00 WIB. Rombongan pun berpamitan, dan dilepas dengan ucapan terima kasih yang tulus dari Mayor Saimah. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡