Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Veteran H. Susianto Ajak Siswa SD Sakri Teladani Jiwa Pahlawan

Iklan Landscape Smamda
Veteran H. Susianto Ajak Siswa SD Sakri Teladani Jiwa Pahlawan
Siswa SD Sakri saat mengikuti upacara peringatan Hari Pahlawan Bersama Veteran H. Susianto. Foto: Yanuarti Pangestuningtyas/PWMU.CO.
pwmu.co -

Semangat nasionalisme dan cinta tanah air menyelimuti halaman SD Muhammadiyah 1 Krian (SD Sakri) Sidoarjo pada pagi hari Senin (10/11/2025). Sekitar pukul 07.15 WIB, seluruh siswa, guru, dan staf telah berkumpul dengan penuh khidmat untuk mengikuti Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Pahlawan.

Suasana upacara terasa semakin syahdu dan bermakna dengan kehadiran pembina upacara yang istimewa, yakni seorang veteran bernama H. Susianto, yang juga menjabat sebagai Ketua Perhimpunan Veteran Kecamatan Krian.

Dengan mengenakan seragam lengkap veteran yang dipenuhi tanda kehormatan, Susianto memimpin upacara dengan penuh wibawa.

Dalam amanatnya yang menekankan pentingnya meneladani jiwa kepahlawanan dalam mengisi kemerdekaan, ia mengajak para hadirin untuk mengingat kembali perjuangan arek-arek Suroboyo pada 10 November 1945.

Dengan suara yang tegas namun dibalut emosi, ia menggambarkan betapa luar biasa perlawanan rakyat Surabaya melawan pasukan penjajah.

“Kita mengenang jasa-jasa para pahlawan yang berjuang mempertahankan kemerdekaan, khususnya di Surabaya. Pada masa itu, dengan semangat membara dan keyakinan yang teguh, para pejuang berjuang dengan seruan ‘Allahu Akbar’,” ujar Susianto di hadapan ratusan peserta upacara.

Susianto menambahkan bahwa perjuangan para pahlawan didorong oleh keberanian fisik dan keimanan yang kuat kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“Itu adalah bukti bahwa perjuangan mereka tidak hanya dilandasi oleh keberanian fisik, tetapi juga oleh keimanan yang kuat kepada Tuhan Yang Maha Esa,” imbuh Susianto di hadapan ratusan peserta upacara.

Veteran yang karismatik itu tidak hanya bercerita tentang sejarah, tetapi juga menyampaikan pesan dan harapan mendalam bagi generasi penerus bangsa.

Ia menekankan bahwa perjuangan saat ini memiliki bentuk yang berbeda. Jika dulu para pahlawan mengangkat senjata, maka tugas kita sekarang adalah mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif.

“Jadilah generasi yang mampu membawa Indonesia menjadi negara yang lebih baik dan lebih maju. Mulailah dengan menjadi anak-anak yang berbakti,” pesannya tegas.

Ia juga berpesan agar para siswa patuh dan berbakti kepada orang tua serta bapak dan ibu guru karena merekalah yang telah mengajarkan ilmu.

“Dengan ilmu itulah kalian akan mampu memajukan bangsa, mewujudkan kesejahteraan, dan mengangkat martabat Indonesia di mata dunia,” terangnya.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Usai upacara, Kepala SD Sakri, Arum Ndalu, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Ia menegaskan bahwa menghadirkan langsung seorang veteran sebagai pembina upacara merupakan langkah nyata dalam menghadirkan nuansa sejarah yang autentik sehingga pesan-pesan kepahlawanan dapat tersampaikan dan meresap lebih dalam ke sanubari para siswa.

“Kehadiran Susianto hari ini merupakan sebuah kehormatan sekaligus pembelajaran hidup yang tak ternilai bagi kita semua, khususnya bagi para peserta didik kami. Mendengarkan langsung pengalaman dan pesan dari seorang pelaku sejarah menjadikan nilai-nilai kepahlawanan terasa nyata, bukan sekadar kisah dalam buku teks,” paparnya.

Arum juga menyambut baik pesan veteran Susianto mengenai pentingnya berbakti dan menuntut ilmu.

“Pesan untuk berbakti dan patuh kepada orang tua serta guru, sekaligus tekun menuntut ilmu, merupakan modal dasar untuk menjadi pahlawan di era sekarang,” ungkapnya.

Ia berharap momentum Hari Pahlawan ini dapat menjadi penyemangat bagi seluruh siswa untuk terus belajar dan meraih prestasi.

“Kami berharap, setelah mengikuti upacara ini, para siswa tidak hanya mengingat tanggal 10 November, tetapi juga mampu memaknainya melalui tindakan nyata, seperti disiplin belajar, menghormati guru dan orang tua, berprestasi dalam bidang akademik maupun non-akademik, serta berkontribusi positif bagi lingkungan sekitar,” harapnya.

Dengan demikian, ia menyampaikan harapannya bahwa mereka turut melanjutkan estafet perjuangan para pahlawan dengan cara mereka sendiri.

Kegiatan upacara yang berlangsung dengan lancar dan tertib ini ditutup dengan pembacaan doa bagi keselamatan bangsa dan negara.

Terlihat jelas dari raut wajah para siswa bahwa api semangat untuk meneruskan perjuangan para pahlawan telah menyala, siap diwujudkan melalui prestasi gemilang dan akhlak mulia di masa depan. (*)

 

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu