Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Wagub Jatim Apresiasi Kajian Ramadan PWM Jatim, Soroti Ekoteologi dan Peran Muhammadiyah

Iklan Landscape Smamda
Wagub Jatim Apresiasi Kajian Ramadan PWM Jatim, Soroti Ekoteologi dan Peran Muhammadiyah
Wakil Gubernur Jatim saat memberikan sambutan dalam kajian Ramadan PWM Jatim 1447 H. (Jabir/PWMU.CO)
pwmu.co -

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, mewakili Gubernur Jawa Timur menghadiri dan memberikan sambutan dalam Kajian Ramadan 1447 H/2026 M yang diselenggarakan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur, Sabtu–Ahad (21–22/2/2026) di Universitas Muhammadiyah Jember.

Dihadapan 1.500 peserta kajian, Emil menyampaikan apresiasi atas konsistensi Muhammadiyah menyelenggarakan Kajian Ramadan setiap tahun.

Ia mengungkapkan bahwa kegiatan ini biasanya digelar di Surabaya, namun tahun ini berlangsung di Jember bertepatan dengan agenda besar buka puasa bersama dan penyaluran bantuan dari Raja Salman dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya.

Meski agenda pemerintah provinsi sangat padat, Emil menegaskan pentingnya kehadiran perwakilan Pemprov dalam forum Muhammadiyah.

 “Gubernur dan saya memandang Kajian Ramadan Muhammadiyah sebagai forum penting. Pemerintah tidak boleh absen dari ruang-ruang keumatan seperti ini,” ujarnya.

Muhammadiyah Mitra Strategis Pembangunan

Emil menekankan bahwa amal usaha Muhammadiyah di bidang pendidikan dan kesehatan merupakan kekuatan strategis dalam pembangunan masyarakat. Ia menilai koordinasi antara pemerintah dan Muhammadiyah perlu terus diperkuat agar berbagai aspirasi masyarakat dapat ditindaklanjuti secara efektif.

Menurutnya, ribuan lembaga pendidikan Muhammadiyah di Jawa Timur — mulai dari madrasah, sekolah menengah, hingga perguruan tinggi — telah membantu negara dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Negara tidak mungkin bekerja sendiri. Muhammadiyah telah berkontribusi sejak sebelum kemerdekaan dan terus menjadi mitra penting dalam membangun peradaban,” tegasnya.

Ekoteologi: Menjaga Alam sebagai Amanah Ilahi

Iklan Landscape UM SURABAYA

Menanggapi tema kajian, Emil menyoroti pentingnya kesadaran ekologis yang dipadukan dengan nilai teologis atau ekoteologi. Ia mengingatkan bahwa kerusakan lingkungan dapat mengancam kehidupan manusia, baik dari sisi ekonomi maupun keselamatan jiwa.

Ia mencontohkan dampak longsor dan gangguan jalur transportasi yang menghubungkan Jember–Banyuwangi sebagai bukti nyata pentingnya menjaga kelestarian alam.

Menurut Emil, ajaran agama menegaskan bahwa manusia adalah khalifah di bumi yang bertugas menjaga ciptaan Allah.

“Sebagai bangsa yang berlandaskan Ketuhanan Yang Maha Esa, menjaga bumi adalah bagian dari pengamalan ajaran agama dan wujud syukur atas anugerah Allah,” ungkapnya.

Di akhir sambutannya, Emil menekankan pentingnya menyiapkan generasi muda yang mampu menghadapi era kecerdasan buatan dan perkembangan teknologi global. Ia meyakini lembaga pendidikan Muhammadiyah tidak hanya menghasilkan lulusan berilmu, tetapi juga berakhlak, nasionalis, dan memiliki spiritualitas kuat.

“Kita membutuhkan generasi yang tangguh, bermental kuat, nasionalis, dan berakhlak mulia. InsyaAllah, itu lahir dari pendidikan Muhammadiyah,” katanya.

Ia pun mengucapkan terima kasih atas penyelenggaraan Kajian Ramadan PWM Jawa Timur serta berharap kegiatan tersebut membawa keberkahan dan memperkuat peran Muhammadiyah dalam memajukan peradaban di Jawa Timur. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu