Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Wakil Ketua Kwarda HW Lamongan Paparkan Sejarah Hizbul Wathan dan Prestasi Al-Mizan di LDKP 

Iklan Landscape Smamda
Wakil Ketua Kwarda HW Lamongan Paparkan Sejarah Hizbul Wathan dan Prestasi Al-Mizan di LDKP 
Ahsanul Arham saat menyampaikan materi. (Istimewa/PWMU.CO)
pwmu.co -

Kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Penghela (LDKP) Hizbul Wathan Al Mizan hari kedua kembali diisi dengan materi penguatan ideologis dan historis.

Bertempat di Aula KH Abdul Fattah, Sabtu (24/01/2026) pukul 17.05 WIB, peserta LDKP mengikuti pemaparan materi keenam bertema Sejarah Hizbul Wathan yang disampaikan oleh Wakil Ketua Kwarda Hizbul Wathan Lamongan, Ahsanul Arham.

Dalam penyampaiannya, Ramanda Ahsanul Arham menjelaskan bahwa Hizbul Wathan memiliki makna pembela tanah air.

Nilai tersebut, menurutnya, menjadi ruh utama gerakan kepanduan Hizbul Wathan yang menanamkan semangat keislaman, kebangsaan, dan pengabdian sejak dini.

Ia juga mengapresiasi capaian dan prestasi yang telah diraih Al-Mizan.

Menurutnya, Al-Mizan telah banyak menorehkan prestasi, tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga wilayah hingga nasional. Bahkan, capaian tersebut telah menempatkan Al-Mizan pada level Jawa Timur dan nasional.

Untuk memompa semangat peserta, ia menegaskan, “Juara itu bebas,” sebagai pesan motivatif agar kader Hizbul Wathan tidak ragu menargetkan prestasi terbaik.

Lebih lanjut, Ramanda Ahsanul Arham menyampaikan bahwa prestasi Al-Mizan turut mengharumkan nama PDM Lamongan. Hal itu dibuktikan dengan keikutsertaan Al-Mizan sebagai wakil Jawa Timur dalam ajang LPB tingkat nasional dan sementara berada di peringkat kedua.

Strategi Prestasi

Pada sesi tanya jawab, salah satu peserta menanyakan strategi Al-Mizan dalam mempertahankan prestasi juara.

Menanggapi hal tersebut, Ahsanul Arham menegaskan bahwa kunci utama menjaga prestasi adalah kaderisasi dan regenerasi yang dilakukan secara berkelanjutan.

Pertanyaan berikutnya menyinggung kategori lomba yang paling menantang bagi Al-Mizan.

Ia menjelaskan bahwa LPB 4 dan LPB 5 merupakan kategori terberat. LPB 4 menitikberatkan pada keterampilan kepanduan (scouting skills), sedangkan LPB 5 dinilai paling sulit karena menuntut ketertiban serta kelengkapan administrasi Hizbul Wathan.

Pada kategori tersebut, Al-Mizan belum meraih hasil maksimal, meskipun telah mendapatkan pendampingan dari Kwartir Wilayah Hizbul Wathan Jawa Timur.

Materi ini menjadi penguat bagi peserta LDKP untuk memahami sejarah, nilai perjuangan, sekaligus strategi meraih prestasi dalam gerakan Hizbul Wathan secara berkelanjutan. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu