
PWMU.CO – Wakil Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Sidoarjo Dra Nur Laila menyampaikan pesan penting dalam acara sosialisasi dan rapat koordinasi KKN Terpadu Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) 2025, Jumat (19/7/2025).
Acara yang digelar di Aula Nyai Walidah lantai 7 GKB Kampus 3 UMSIDA Lebo, Wonoayu, Sidoarjo ini diikuti oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dan mahasiswa peserta KKN dari berbagai program studi.
Dalam arahannya, Nur Laila mengingatkan bahwa mahasiswa yang diterjunkan ke masyarakat tidak hanya membawa nama kampus, tetapi juga nama besar Persyarikatan Muhammadiyah dan Aisyiyah.
“Mahasiswa harus sadar bahwa mereka membawa misi dakwah dan pengabdian. Bukan sekadar menjalankan program formal, tapi juga menebar manfaat dan membangun kepercayaan masyarakat,” ujarnya.
Ia membagikan pengalamannya dahulu saat terjun langsung ke masyarakat.
“Pendekatan kepada tokoh masyarakat menjadi senjata utama saya. Maka kalian juga harus bisa mengambil hati masyarakat dengan cara yang santun dan efektif,” tuturnya.
Masalah Sampah Jadi Sorotan

Di hadapan para mahasiswa, Nur Laila menekankan pentingnya kepedulian terhadap lingkungan, terutama kebersihan sungai. Ia menyebutkan, berdasarkan data dari Dinas Kebersihan Sidoarjo, sampah yang dihasilkan setiap hari mencapai 1.200 ton.
“Masalah terbesar di Sidoarjo saat ini adalah sungai yang penuh sampah. Saya minta mahasiswa KKN jangan segan turun ke sungai membersihkan bersama warga. Ini kerja nyata yang akan dikenang masyarakat,” tegasnya.
Kolaborasi dengan Posyandu dan Pemerintah Desa
Selain masalah lingkungan, Nur Laila juga mendorong mahasiswa untuk aktif di bidang kesehatan masyarakat.
“Silakan kerja sama dengan posyandu atau bidan desa. Banyak program kesehatan yang bisa disinergikan,” sarannya.
Ia juga mengingatkan pentingnya koordinasi dan etika saat mengadakan acara di desa.
“Mohon izin ke tokoh masyarakat dan adakan kegiatan di balai desa. Jangan lupa bannernya juga dipasang di sana. Ini agar warga merasa dilibatkan dan tahu ada kegiatan mahasiswa,” pesannya.
Menutup arahannya, Nur Laila berharap agar mahasiswa UMSIDA bisa menjadi teladan di tengah masyarakat.
“Jaga nama baik Muhammadiyah. Bekerjalah dengan sepenuh hati dan jangan tinggalkan nilai-nilai Islam dalam setiap langkah kalian,” pungkasnya. (*)
Penulis Zulkifli Editor Amanat Solikah





0 Tanggapan
Empty Comments