Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Wakil Ketua PDM Kota Surabaya Bersilaturahmi ke Tokoh Muhammadiyah di Hari Raya Idul Fitri

Iklan Landscape Smamda
Wakil Ketua PDM Kota Surabaya Bersilaturahmi ke Tokoh Muhammadiyah di Hari Raya Idul Fitri
pwmu.co -

Laki-laki yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Kenjeran, Surabaya, tersebut mengatakan bahwa kondisi fisik Ustadz Nur Cholis menjadi alasan utama untuk bersilaturahmi di momen Hari Raya ini. Menurutnya, kesempatan ini sangat tepat untuk datang dan sowan menengok keadaannya. Selain itu, kunjungan ini juga bertujuan untuk menyampaikan informasi terkini mengenai kondisi beliau kepada teman-teman, alumni FIAD, serta para guru dan dosen yang pernah mengenalnya.

“Setidaknya, jika tidak bisa berkunjung langsung ke rumahnya, kita tetap dapat mendoakan agar Ustadz Nur Cholis senantiasa diberikan kesehatan oleh Allah SWT. Selain itu, silaturahmi ini juga menjadi kenangan berharga atas pesan-pesan moral dan nasihat-nasihat yang beliau sampaikan saat kami masih menjadi mahasiswa dulu,” tandasnya.

Mengakhiri pernyataannya, Rofiq menceritakan bahwa bulan lalu pihaknya berhasil mengadakan workshop pelatihan bagi teman-teman dari Ikatan Alumni Fakultas Ilmu Agama dan Dakwah (IKA FIAD) Universitas Muhammadiyah Surabaya. Workshop tersebut sukses digelar di Auditorium Lantai 13 At-Tauhid Tower dengan fokus pada pembuatan eco enzyme berskala bisnis. Menurutnya, kegiatan ini merupakan upaya untuk meneruskan semangat perjuangan dan dakwah melalui aksi nyata.

Fokus pada Dua Kegiatan Utama

Sementara itu, Nur Cholis menyampaikan bahwa di usianya yang ke-72 tahun, ia ingin fokus pada dua kegiatan utama. Namun, jika dibutuhkan dan kondisinya memungkinkan, ia tetap bersedia hadir di mana pun diperlukan.

Kegiatan pertama yang ia prioritaskan adalah menghabiskan sisa usianya dengan memberikan pembinaan jamaah dalam kajian kuliah Shubuh di Masjid At-Taqwa Pogot, Kenjeran, Surabaya.

Iklan Landscape UM SURABAYA

“Saya akan mengisi hari-hari saya dengan membina kajian jamaah ba’da Shubuh di masjid dekat lingkungan rumah saya,” ungkapnya.

Kedua, selain membina jamaah pengajian, ia juga akan terus menyibukkan diri dengan menulis. “Hingga tangan dan pikiran saya tak lagi mampu memproduksi tulisan, saya akan terus menulis. Saya menulis yang ringan-ringan saja, yang penting bisa berbagi dan bermanfaat bagi semua. Saya pikir ini adalah passion saya,” tuturnya sambil tersenyum. (*)

Penulis Nashiiruddin Editor Ni’matul Faizah

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu