Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Wakil Ketua PDM Lamongan: Dakwah melalui Seni dan Budaya adalah Strategi Efektif

Iklan Landscape Smamda
pwmu.co -
Fathurrahim Syuhadi saat sambutan di samping Kiai Cepu dalam acara Pengajian PDM Lamongan di Masjid Asy Syifa’ RSML, Ahad 4 Mei 2025 (Gondo Waloyo/PWMU.CO)

PWMU.CO – Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan Bidang Lembaga Seni Budaya dan Olahraga (LSBO), Fathurrahim Syuhadi MM, menyambut hangat kedatangan Kiai Cepu (Wakil Ketua LSB PP Muhammadiyah) dalam Pengajian PDM Lamongan yang digelar di Masjid Asy-Syifa Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan (RSML), Ahad (4/5/2025).

Dalam sambutannya, pria kelahiran Payaman, Solokuro, 9 Mei 1969 itu menekankan pentingnya dakwah sebagai pilar utama dalam Islam. Namun menurutnya, dakwah kini perlu diadaptasi dengan perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat.

“Era modern ini, strategi dakwah perlu mengikuti perkembangan zaman. Salah satu cara yang efektif adalah melalui seni dan budaya,” ujar Ketua Kwartir Wilayah Hizbul Wathan Jawa Timur tersebut.

Penulis produktif yang telah menerbitkan 26 buku ini menegaskan bahwa seni dan budaya memiliki kekuatan untuk menjangkau hati dan pikiran manusia.

“Dengan menggunakan berbagai bentuk seni dan budaya, kita dapat membangun kesadaran dan pemahaman yang lebih dalam tentang Islam,” jelasnya.

Dia kemudian memaparkan contoh-contoh dakwah melalui seni dan budaya:

  • Sastra Islami: Menyampaikan pesan dakwah melalui puisi dan prosa yang mengandung nilai spiritual dan moral.
  • Musik Islami: Lagu-lagu yang membangkitkan kesadaran terhadap nilai-nilai keislaman secara inspiratif.
  • Teater Islami: Menyampaikan nilai-nilai Islam melalui lakon dan cerita yang menggugah.
  • Film Islami: Menyampaikan kisah inspiratif dan pesan keislaman dengan jangkauan yang lebih luas.

Ia juga mengungkapkan tiga manfaat utama dari dakwah berbasis seni dan budaya, yaitu meningkatkan kesadaran, membangun pemahaman, dan menginspirasi masyarakat untuk hidup sesuai nilai-nilai Islam.

Dalam penutup sambutannya, Fathurrahim mengutip beberapa ayat al-Quran sebagai dasar dakwah yang bijak dan kontekstual:

Surat An-Nahl Ayat 125: “Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik…”

Surat Ibrahim Ayat 4: “Kami tidak mengutus seorang rasul pun melainkan dengan bahasa kaumnya…”

UM SURABAYA

Iklan Landscape UM SURABAYA

Surat Al-Ankabut Ayat 69: “Dan orang-orang yang berjihad di jalan Kami, Kami akan tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami…”

Tak lupa, ia juga menyampaikan beberapa hadits sebagai penguat pendekatan dakwah melalui seni:

“Sampaikanlah dariku walau satu ayat.” (HR Tirmidzi)

“Barangsiapa menyerukan kepada petunjuk (kebaikan), maka baginya pahala seperti orang yang mengikutinya.” (HR Bukhari-Muslim)

“Sesungguhnya di antara kata-kata terbaik adalah kata-kata Allah (al-Quran).” (HR Ibnu Majah)

“Dengan pendekatan yang lembut, bijak, dan relevan melalui seni, dakwah akan lebih mengena dan diterima oleh masyarakat luas,” pungkasnya. (*)

Penulis Gondo Waloyo Editor Alfain Jalaluddin Ramadlan

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu