Kegiatan Baitul Arqam yang diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Sawahan, Kota Surabaya di Hotel Great Diponegoro, Surabaya pada Selasa (17/2/2026), mendapat respons positif dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur.
Acara ini dipandang sebagai suntikan energi baru bagi para kader untuk meningkatkan kontribusi nyata di masyarakat.
Wakil Ketua PWM Jawa Timur, Dr. Solihin Fanani, M.PSDM., menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi yang mendalam atas inisiatif PCM Sawahan. Ia berharap momentum ini dapat menjadi pemicu semangat kolektif dalam memajukan persyarikatan
“Selamat atas kegiatan Baitul Arqam PCM Sawahan. Mudah-mudahan dengan acara ini, seluruh peserta semakin bersemangat untuk Bermuhammadiyah sehingga amal usaha dan dakwah Muhammadiyah semakin terasa manfaatnya di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya para kader untuk tetap bergembira dan berdaya dalam menjalankan amanah organisasi.
Lebih lanjut, Dr. Solihin Fanani berharap PCM Sawahan tidak berhenti pada kegiatan ini saja, dan mendorong terselenggaranya rangkaian program pembinaan berkelanjutan yang mampu menjaga motivasi kader secara konsisten.
“Harapan saya, kegiatan ini dapat terus berlanjut dan dilanjutkan dengan program-program inovatif lainnya. Hal ini penting untuk terus menumbuhkan motivasi peserta agar senantiasa berkhidmat dengan sepenuh hati bagi Muhammadiyah,” imbuhnya.
Apresiasi dari PWM Jatim ini menjadi penegas bahwa Baitul Arqam yang diikuti oleh 70 peserta dari berbagai unsur, mulai PCM, Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA), Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM), masjid, panti, hingga TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA), bukan sekadar rutinitas. Penyelenggaraan di lokasi yang representatif, disertai kehadiran pemateri nasional, diharapkan mampu melahirkan kader yang lebih profesional dan militan dalam mengelola amal usaha Muhammadiyah di wilayah Sawahan.
Sementara itu, Ketua PCM Sawahan, Barza Setiawan, S.Ud., menegaskan bahwa Baitul Arqam merupakan agenda wajib persyarikatan. Fokus utamanya adalah menyelaraskan persepsi, ideologi, serta visi dan misi di antara seluruh pengurus dan anggota.
“Kegiatan ini bertujuan melahirkan kader Muhammadiyah sebagai tulang punggung dan penggerak persyarikatan, baik bagi mereka yang saat ini menjabat maupun bagi generasi yang akan meneruskan estafet kepemimpinan di masa depan,” tuturnya.
Meskipun kapasitas tempat terbatas karena protokol hotel, kegiatan ini dihadiri oleh 70 peserta yang mewakili berbagai elemen Muhammadiyah di wilayah Sawahan, di antaranya perwakilan PCM dan PCA Sawahan, enam Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) dan Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) se-Cabang Sawahan, utusan dari tujuh masjid di bawah naungan Muhammadiyah Sawahan, perwakilan dari dua panti asuhan, serta tenaga pendidik dari dua TK ABA se-Sawahan.
Barza mengakui antusiasme yang luar biasa dari para peserta. Bahkan, terbatasnya kuota di lokasi hotel sempat menjadi kendala, yang sekaligus menunjukkan tingginya semangat kader untuk mengikuti pembinaan ini.
Acara yang dimulai pukul 07.00 WIB ini juga menghadirkan sejumlah tokoh penting sebagai pemateri dan pendamping, di antaranya Dr. Sulthon Amien dan Solihin Fanani, Ketua Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, M. Arifin, S.Ag., M.A., serta Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya, H.M. Jemadi, S.Ag., M.A., M.Pd.
Barza menegaskan bahwa melalui pembinaan intensif tersebut, seluruh Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) dan ranting di wilayah Sawahan diharapkan dapat bergerak lebih selaras, profesional, dan terarah dalam menjalankan misi dakwah persyarikatan.
“Melalui pembinaan intensif ini, diharapkan seluruh AUM dan ranting di wilayah Sawahan dapat bergerak lebih selaras, terarah, dan profesional dalam menjalankan misi dakwah persyarikatan,” pungkasnya. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments