Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

SD Aisyiyah 1 Plemahan Perkuat Peran Orang Tua lewat Kajian Iwama dan Parenting

Iklan Landscape Smamda
SD Aisyiyah 1 Plemahan Perkuat Peran Orang Tua lewat Kajian Iwama dan Parenting
Kajian Iwama dan Parenting yang diikuti oleh Wali Murid SD Aisyiyah 1 Plemahan. Foto: Ilhamsyah/PWMU.CO.
pwmu.co -

SD Aisyiyah 1 Plemahan, Kabupaten Kediri menyelenggarakan Kajian Ikatan Wali Murid Aisyiyah (Iwama) sekaligus Parenting bagi wali murid pada Sabtu (31/1/2026).

Kegiatan ini berlangsung di ruang partisi SD Aisyiyah 1 Plemahan dengan suasana penuh semangat dan antusiasme. Menariknya, kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pihak sekolah dan Iwama dalam penyelenggaraannya.

Kegiatan ini menghadirkan Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kediri, Drs. H. Ahmad Pairin, M.Pd.I., serta Trainer sekaligus Owner Saung Sinau, Abdurrahman, C.Ht., C.ELF., Keduanya mengisi materi pada sesi Kajian Iwama dan sesi Parenting. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pengawas SD Kecamatan Plemahan, Nuning Kumalasari, S.Pd.

Kajian Iwama merupakan kajian rutin yang diselenggarakan sebagai upaya internalisasi nilai-nilai Islami bagi wali murid SD Aisyiyah 1 Plemahan.

Pada kesempatan tersebut, Ahmad Pairin menyampaikan pentingnya menanamkan sikap hormat dan bakti kepada orang tua serta guru.

“Kunci kesuksesan ada empat. Pertama, rajin melaksanakan salat. Kedua, rajin belajar. Ketiga, rajin mengaji Al-Qur’an. Keempat, berbakti kepada orang tua dan guru,” tegasnya.

Pesan tersebut dinilai penting untuk disampaikan kepada peserta kajian yang terdiri atas murid dan wali murid. Diharapkan nilai-nilai yang disampaikan dapat diterapkan dengan baik dalam kehidupan sehari-hari, sejalan dengan tagline SD Aisyiyah 1 Plemahan, yakni Sekolah Beradab.

Sementara itu, pada sesi parenting, Abdurrahman menekankan pentingnya kehadiran orang tua dalam setiap fase tumbuh kembang anak. Ia menyoroti masih adanya fenomena orang tua yang mendidik anak dengan terlalu banyak aturan dan tuntutan, sementara anak belum tentu mampu memahami maksud serta harapan orang tuanya secara utuh.

“Oleh karena itu, sebisa mungkin jangan sampai anak-anak kita merasa lebih nyaman dengan ponsel dibandingkan dengan kehadiran orang tua di rumah,” tegasnya.

Menurutnya, orang tua seharusnya menjadi sosok yang hangat, menyenangkan, dan mampu memahami kebutuhan anak, sehingga anak tidak mencari pelarian pada hal-hal lain yang berisiko, seperti penggunaan ponsel dan internet.

Kegiatan ini berlangsung dengan lancar dan interaktif pada setiap sesi. Keberhasilan kolaborasi antara pendidik, tenaga kependidikan, dan Iwama turut mempererat silaturahmi keluarga besar SD Aisyiyah 1 Plemahan. Dengan terjalinnya sinergi yang baik tersebut, diharapkan ke depan proses pendidikan secara utuh di SD Aisyiyah 1 Plemahan dapat berjalan semakin efektif.

Melalui kegiatan ini, keluarga besar SD Aisyiyah 1 Plemahan berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program edukatif bagi orang tua guna mewujudkan generasi yang unggul dan beradab. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu