Pendidikan di Indonesia terus bertransformasi mengikuti perkembangan zaman. Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) kini menegaskan komitmennya untuk memperkuat dua aspek penting dunia pendidikan: infrastruktur dan suprastruktur.
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq menyampaikan hal tersebut saat meninjau pelaksanaan simulasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) di SMAN 8 Batam, Kamis (30/10).
“Sebagaimana pesan Presiden Prabowo, Kemendikdasmen berfokus pada pembangunan pendidikan, baik dari sisi suprastrukturnya maupun infrastrukturnya. Kualitas pembelajaran diperkuat dengan TKA, sementara sekolahnya dibangun melalui program revitalisasi,” ujar Wamen Fajar.
TKA, Asesmen Nasional Tanpa Biaya
Dalam kunjungan tersebut, Wamen Fajar menyapa langsung siswa-siswi SMAN 8 Batam yang sedang melakukan simulasi TKA. Ia menjelaskan bahwa Tes Kemampuan Akademik merupakan asesmen standar nasional yang ditetapkan melalui Permendikdasmen No. 9 Tahun 2025.
“TKA dirancang untuk mengukur capaian akademik murid pada mata pelajaran tertentu sesuai dengan kurikulum yang berlaku,” terangnya.
Fajar juga menegaskan bahwa penyelenggaraan TKA tidak akan membebani peserta didik.
“TKA diselenggarakan tanpa pungutan biaya. Seluruh proses dibiayai oleh negara dan pemerintah daerah agar setiap murid memiliki akses yang setara tanpa hambatan ekonomi,” tegasnya.
Penilaian yang Objektif dan Setara
Menurut Wamen Fajar, keberadaan TKA bukan untuk menggantikan sistem penilaian di sekolah, tetapi untuk melengkapinya.
“TKA hadir untuk menjawab tantangan penilaian yang beragam antarsekolah. Melalui asesmen ini, capaian akademik murid dapat dinilai secara objektif dengan standar yang sama di seluruh Indonesia,” jelasnya.
Dengan adanya TKA, pemerintah berharap proses pembelajaran menjadi lebih terukur dan terarah, sekaligus memastikan bahwa kualitas pendidikan nasional terus meningkat di berbagai daerah.
Revitalisasi Sekolah, Penguatan Infrastruktur Pendidikan
Selain meninjau TKA, Wamen Fajar juga mengunjungi SMK Al Jabbar Batam untuk melihat langsung pelaksanaan program revitalisasi sekolah. Program ini menjadi bagian dari strategi besar Kemendikdasmen dalam memperkuat infrastruktur pendidikan agar sejalan dengan peningkatan kualitas pembelajaran.
“Kita ingin memastikan bahwa pembangunan fisik sekolah berjalan beriringan dengan pembangunan kualitas guru dan siswa. Pendidikan tidak boleh hanya bagus di atas kertas, tapi juga kuat di lapangan,” pungkasnya.






0 Tanggapan
Empty Comments