Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Wamen Fajar: TK ABA Jadi Contoh PAUD Melek Digital dan Berkarakter

Iklan Landscape Smamda
Wamen Fajar: TK ABA Jadi Contoh PAUD Melek Digital dan Berkarakter
Kunjungan Wamen Fajar ke TK ABA V Bogor. Foto: Humas Kemendikdasmen/PWMU.CO
pwmu.co -

Lembaga pendidikan Aisyiyah kembali menunjukkan peran strategisnya dalam membentuk generasi berkemajuan. Hal itu terlihat saat Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq meninjau kegiatan belajar di TK Aisyiyah Busthanul Athfal (ABA) V Bogor, Senin (3/11).

Dalam kunjungan tersebut, Fajar didampingi Direktur PAUD Kemendikdasmen, Nia Nurhasanah, meninjau langsung pemanfaatan Papan Interaktif Digital atau Interactive Flat Panel (IFP) yang digunakan guru dalam kegiatan belajar mengajar.

“TK ABA ini menjadi contoh bagaimana lembaga PAUD mampu beradaptasi dengan teknologi, tanpa kehilangan nilai-nilai karakter dan keislamannya,” ujar Fajar di sela kunjungannya.

Anak Belajar dengan Gembira Lewat Teknologi

Fajar tampak antusias menyaksikan para siswa TK ABA V yang belajar mengenal bentuk dan warna melalui layar interaktif digital. Anak-anak menekan gambar dengan penuh semangat sambil tertawa riang, sementara guru memandu pembelajaran secara tematik.

“Teknologi ini bukan hanya alat, tapi jembatan agar anak-anak belajar dengan gembira. Kami ingin memastikan mereka tumbuh sebagai generasi yang melek digital dan berkarakter sejak dini,” ungkapnya.

Menurutnya, program digitalisasi PAUD merupakan bagian dari kebijakan nasional di bawah visi Presiden Prabowo Subianto untuk menghadirkan pendidikan yang setara dan menyenangkan bagi seluruh anak Indonesia.

Guru TK ABA Siap Beradaptasi

Para guru TK ABA V mengaku terbantu dengan kehadiran papan interaktif tersebut. Pembelajaran yang semula konvensional kini bisa dikemas lebih menarik dan partisipatif.

“Anak-anak lebih semangat sejak ada IFP. Mereka fokus dan aktif menebak gambar, bernyanyi, serta mengenal huruf dengan cara yang menyenangkan,” tutur salah satu guru.

Fajar pun memuji semangat para pendidik Aisyiyah yang tak hanya menguasai teknologi, tetapi juga tetap menanamkan nilai akhlak dan kemandirian. “Itulah keunggulan sekolah-sekolah Muhammadiyah dan Aisyiyah. Modern, tapi tetap berakar pada nilai moral dan budaya bangsa,” katanya.

Mendukung Percepatan Digitalisasi PAUD

Direktur PAUD Kemendikdasmen Nia Nurhasanah menambahkan, hingga saat ini pemerintah telah mendistribusikan lebih dari 31.000 perangkat Papan Interaktif Digital ke satuan PAUD di seluruh Indonesia.

“Program ini mempercepat transformasi digital pembelajaran, agar setiap anak Indonesia, termasuk di lembaga-lembaga seperti TK Aisyiyah, mendapat pengalaman belajar yang setara dan menyenangkan,” jelasnya.

Fajar: Pendidikan Butuh Sentuhan Hati dan Inovasi

Sebelum meninggalkan lokasi, Fajar kembali menekankan bahwa digitalisasi bukan semata soal perangkat, melainkan bagaimana teknologi dimanfaatkan untuk menghadirkan pembelajaran yang bermakna.

“Pendidikan anak usia dini itu soal hati. Teknologi hanyalah pelengkap. Saya senang melihat TK Aisyiyah berhasil memadukan keduanya,” pungkasnya.

Kunjungan ini menjadi bagian dari agenda Wamen Fajar untuk memastikan pelaksanaan digitalisasi pendidikan dasar dan menengah berjalan efektif, sekaligus memberikan dukungan langsung bagi lembaga PAUD yang menjadi ujung tombak pembentukan karakter anak bangsa.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu