
PWMU.CO – Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) resmi menggelar Wisuda ke-45 Semester Genap Tahun Akademik 2024-2025 di Auditorium KH Ahmad Dahlan, Kampus 1 Umsida, Sabtu (26/7/2025).
Pada wisuda kali ini, Umsida meluluskan 1.083 mahasiswa dari jenjang DIII, DIV, S1, dan S2. Para wisudawan berasal dari lima fakultas, yaitu Fakultas Agama Islam (FAI), Fakultas Sains dan Teknologi (FST), Fakultas Bisnis, Hukum, dan Ilmu Sosial (FBHIS), Fakultas Psikologi dan Ilmu Pendidikan (FPIP), serta Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES). Prosesi wisuda juga dihadiri oleh orang tua dan wali mahasiswa.
Beberapa tokoh penting turut hadir dalam sesi pertama wisuda ini, di antaranya Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Prof Syafiq A. Mughni MA PhD selaku Ketua Badan Pembina Harian (BPH) Umsida beserta jajarannya, para guru besar Umsida, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Sidoarjo, anggota Senat Akademik Umsida, lembaga mitra, dosen, dan tenaga kependidikan Umsida.
Capaian Umsida Diraih Lebih Cepat
Rektor Umsida Dr Hidayatulloh MSi dalam sambutannya menyampaikan laporan pengembangan kampus. Ia menjelaskan bahwa hingga tahun 2025, Umsida memiliki tujuh fakultas dan 32 program studi, sesuai dengan visi yang dicanangkan sejak 2018 untuk jangka waktu 20 tahun ke depan.
Ia menegaskan visi Umsida adalah menjadi perguruan tinggi unggul dan inovatif dalam pengembangan IPTEKS berdasarkan nilai-nilai Islam untuk kesejahteraan masyarakat.
Visi tersebut dibagi menjadi lima tonggak capaian. Saat ini, Umsida berada pada tonggak kedua (2022-2026): menjadi perguruan tinggi unggul di tingkat nasional (national recognition).
“Alhamdulillah, dari target sampai 2026, capaian ini dapat kami percepat. Tepatnya pada 19 Maret 2024, Umsida telah terakreditasi unggul. Jadi, ada efisiensi waktu dua tahun,” ujar Dr Hidayatulloh.
Selanjutnya, capaian tahun 2026–2030 ditargetkan menjadikan Umsida sebagai perguruan tinggi dengan daya saing nasional. Berdasarkan data Sinta, Umsida kini berada di peringkat ke-56 dari seluruh PTN dan PTS se-Indonesia, dan peringkat 7 dari 163 PTMA se-Indonesia.
“Alhamdulillah, posisi Umsida dari tahun ke tahun mengalami peningkatan signifikan. Ini sangat menggembirakan bagi kami dan bagi persyarikatan Muhammadiyah,” ungkap Wakil Ketua PWM Jatim itu.
Ikhtiar Umsida Melayani Mahasiswa dan Masyarakat
Menuju tonggak capaian selanjutnya, Umsida terus mendorong peningkatan akreditasi program studi. Dari 32 prodi yang ada, 14 di antaranya telah terakreditasi unggul.
“Kami berupaya agar mahasiswa lulus dari program studi yang minimal berakreditasi baik sekali,” ujarnya.
Umsida juga membuka beberapa program studi baru pada tahun akademik 2024-2025, antara lain S1 Kedokteran, Pendidikan Profesi Dokter, S2 Pendidikan Dasar, Pendidikan Profesi Guru, dan S2 Inovasi Sistem dan Teknologi.
Dengan dukungan 263 dosen, 150 di antaranya telah tersertifikasi, Umsida berkomitmen meningkatkan kualitas pembelajaran.
Selama satu tahun terakhir, mahasiswa Umsida telah meraih 231 prestasi, baik akademik maupun non-akademik, di tingkat regional, nasional, dan internasional.
Sebagai bentuk penguatan sarana, Umsida telah menyelesaikan pembangunan gedung kuliah bersama enam lantai di Kampus 3. Saat ini, tengah dibangun Rumah Sakit Umsida di kawasan Sekardangan, serta klinik yang direncanakan mulai dibangun pada September mendatang.
“Mudah-mudahan diberikan kelancaran oleh Allah, sehingga kami bisa terus melayani mahasiswa dan masyarakat luas,” harapnya.
Pesan Rektor untuk Wisudawan
Mengakhiri laporannya, Dr Hidayatulloh menyampaikan doa dan harapan kepada seluruh wisudawan. Ia mendoakan agar para lulusan dimudahkan dalam melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi atau meniti karier.
“Syukur jika diberi kemampuan untuk membuka lapangan kerja baru. Bagi yang bersiap membangun rumah tangga, semoga segera dipertemukan dengan jodoh yang shalih dan shalihah,” pesannya.
Penulis Romadhona S. Editor Wildan Nanda Rahmatullah


0 Tanggapan
Empty Comments